Merawat Soliditas Perempuan, Srikandi APPI Kecamatan Makassar Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Pada tanggal Sabtu, 24 Januari 2026, Penguatan peran perempuan dalam gerakan kepemudaan terus menjadi perhatian Srikandi Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) Kota Makassar. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan pemantapan dan konsolidasi pengurus Srikandi APPI Koordinator Kecamatan (Korcam) Makassar sebagai bagian dari persiapan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Srikandi APPI Kota Makassar serta pengukuhan 15 (lima belas) Koordinator Kecamatan (Korcam).

Konsolidasi yang dipimpin Ketua Srikandi APPI Korcam Makassar, Ida Sangadji, itu menghadirkan 14 Ketua Koordinator Kelurahan (Korlu) Srikandi APPI se-Kecamatan Makassar. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah, menyamakan visi kepemimpinan, serta membangun kesiapan organisasi hingga ke tingkat kelurahan sebagai basis utama gerakan sosial.

Ida Sangadji menekankan bahwa konsolidasi internal memiliki arti penting bukan hanya dalam konteks agenda kelembagaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memberdayakan perempuan di tingkat akar rumput. Menurut dia, kelurahan merupakan ruang paling nyata tempat perempuan bersentuhan langsung dengan persoalan sosial, mulai dari ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan perempuan dan anak.
“Perempuan di tingkat kelurahan adalah garda terdepan. Di sanalah persoalan sosial hadir secara konkret, dan di sanalah Srikandi APPI harus mampu mengambil peran nyata,” ujar Ida.

Baca Juga :  Tanpa Transparansi, Keadilan Hanya Ilusi: HMI Badko Sulbar Soroti Biaya Pembuatan SIM dan STNK

Srikandi APPI merupakan organisasi sayap perempuan dari Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) yang bergerak di bidang kepemudaan, sosial, dan kemasyarakatan. Organisasi ini dibentuk untuk membuka ruang kepemimpinan bagi perempuan muda, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan baik ibu rumah tangga, pelaku UMKM, maupun aktivis sosial dalam pembangunan sosial yang inklusif.
Melalui struktur hingga tingkat kelurahan, Srikandi APPI diarahkan menjadi wadah pembinaan kepemimpinan perempuan, penguatan kapasitas ekonomi keluarga, serta advokasi terhadap isu-isu perempuan perkotaan yang kerap luput dari perhatian, seperti kerentanan sosial, akses ekonomi, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan publik.

Kegiatan konsolidasi tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP Srikandi APPI Kota Makassar, Asriani Amiruddin. Dalam arahannya, Asriani menegaskan bahwa organisasi perempuan dalam lingkup kepemudaan harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, sekaligus tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa Tallo Gelar Aksi, Desak Penertiban Ekspedisi dan Hentikan Penggusuran PK5

Menurut Asriani, penguatan struktur hingga tingkat kelurahan menjadi kunci agar gerakan Srikandi APPI tidak berhenti pada simbolisme, melainkan mampu melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Perempuan muda harus berani tampil sebagai pemimpin, sementara perempuan di akar rumput harus didukung agar berdaya secara sosial dan ekonomi. Inilah esensi gerakan Srikandi APPI,” kata Asriani.

Ia juga menekankan bahwa kepemudaan dan pemberdayaan perempuan merupakan dua kekuatan yang saling melengkapi. Ketika perempuan muda diberi ruang kepemimpinan dan perempuan di tingkat kelurahan diperkuat kapasitasnya, maka organisasi akan tumbuh lebih responsif dan berkelanjutan.

Melalui konsolidasi ini, Srikandi APPI Kecamatan Makassar diharapkan semakin siap menyukseskan pelantikan Pengurus DPP Srikandi APPI Kota Makassar serta pengukuhan 15 Koordinator Kecamatan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi penegasan arah gerak Srikandi APPI sebagai organisasi perempuan yang berangkat dari kelurahan, bergerak bersama pemuda, dan berkontribusi bagi penguatan sosial masyarakat perkotaan di Kota Makassar.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
Milad ke-15 HIMJUSMAN Digelar di Benteng Somba Opu, Jadi Ruang Refleksi Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru