Tindakan Pemerasan Oknum LSM terhadap sejumlah Kades Kecamatan Bontocani, Kader KPPM akan melakukan Pelaporan di Mapolda Sul-Sel

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Sulsel – Dugaan tindakan pemerasan oleh Oknum yang mengaku dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), terhadap sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Bontocani menuai respons dari berbagai kalangan.

Sakring, selaku Kabit Investigasi dan Advokasi, Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM), sangat menyayangkan tindakan LSM tersebut.

Menurutnya kehadiran LSM semestinya menjadi garda terdepan untuk melakukan pengawasan terhadap kerja-kerja pemerintahan baik di tingkat provinsi, Kabupaten/Kota, maupun di tingkat Desa.

Baca Juga :  Berkarya Membangun Kesehatan Bangsa: 75 Tahun Hari Dokter Nasional

“LSM harusnya hadir sebagai lembaga yang memberikan edukasi kepada masyarakat dan kontrol sosial terhadap lembaga pemerintahan, namun masih ada saja Oknum LSM yang menyalah gunakan wewenangnya untuk melakukan dugaan Pemerasan terhadap kepala Desa”, jelasnya

Berdasarkan dari pengakuan Kepala Desa Pattuku Kecamatan Bontocani, Sulaiman, mengaku kerap dihubungi oleh Oknum LSM dan dimintai uang dengan Nominal Rp.3,5jt dengan berbagai alasan.

“Bahkan sempat melakukan transfer sebesar Rp.2jt karena merasa tertekan. Dan bukti Tranfernya masih di simpan oleh Kades Pattuku”, ungkapnya

Baca Juga :  Proyek Dinas Perikanan dan Kelautan Senilai Rp16 Miliar Diduga Tidak Digunakan Sesuai Fungsi Pembangunan.

Sakring, yang juga merupakan pemuda Desa Pattuku menegaskan, jika Oknum LSM yang melakukan dugaan pemerasan terhadap beberapa Kades tersebut terus berlanjut, pihaknya akan melakukan pelaporan secara resmi di Mapolda Sul-Sel.

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab akan memberikan dampak terhadap kondisi psikologis Kades yang akan menghambat kerja-kerja pemerintahan di tingkat Desa”, tutupnya.

Berita Terkait

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA
REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN
Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP
KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.
Revisi UU Polri Resmi Disahkan, Ini Aturan Pensiun & Jabatan Sipil Terbaru
Tragedi Apparalang Jadi Alarm, HMI Makassar Soroti Lemahnya Sistem Keselamatan Destinasi Wisata
Polantas Gowa Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Warga Diberi Pendampingan Langsung di Samsat
KNPI Bontoala Gandeng Universitas Famika, Hadirkan Program Beasiswa untuk Pemuda Kurang Mampu

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:44 WIB

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA

Senin, 15 Juni 2026 - 23:36 WIB

REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

Senin, 15 Juni 2026 - 23:31 WIB

Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:02 WIB

KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:07 WIB

Tragedi Apparalang Jadi Alarm, HMI Makassar Soroti Lemahnya Sistem Keselamatan Destinasi Wisata

Berita Terbaru