Pemcam Paleleh Barat Bahas Ulang Pengelolaan Tambang Rakyat di Desa Bodi

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Buol — Pemerintah Kecamatan Paleleh Barat menggelar pertemuan membahas pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat, Kamis (1/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Bodi itu dihadiri pemerintah desa, masyarakat, investor, pengurus koperasi tambang, serta Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Agenda rapat membahas peninjauan kembali kontrak pengelolaan WPR Desa Bodi yang melibatkan masyarakat dan investor dalam kerangka legal pertambangan rakyat.

Dalam forum tersebut, seluruh ketua koperasi bersama Perumda sepakat menunjuk satu investor, yakni Yeyen Ita Nuardini, untuk mendukung pengelolaan tambang rakyat.

Baca Juga :  Vonny Ameliani Soan ke Para Senior KNPI, Menautkan Silaturahmi dan Menguatkan Konsolidasi

Perumda dan investor diwajibkan bersikap transparan dalam pengelolaan dana kepengurusan hingga terbitnya Izin Pertambangan Rakyat (IPR) bagi koperasi.

Pengurusan PKKPR, rekomendasi bupati, serta dokumen UKL-UPL menjadi tanggung jawab Perumda, dengan kompensasi 10 persen dari hasil produksi di sembilan wilayah IPR.

Sejumlah perwakilan koperasi menyampaikan tanggapan, termasuk Saleh Luneto yang meminta pengurusan dokumen dikembalikan ke koperasi.

Baca Juga :  GEOPOLITIK WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI PEMAHAMAN IDEOLOGI KADER HMI

“Kami meminta seluruh kepengurusan dokumen dikembalikan kepada pengurus koperasi untuk memilih kepada siapa kami amanahkan untuk mengurus dokumen dan sumber daya alam kami,” kata Saleh.

Sementara itu, Ketua BPD Bodi menilai Perumda seharusnya memperluas fokus pengelolaan sumber daya alam.

“Harusnya Perusda bukan lagi ngurus emas, urus saja sumber daya alam yang lain, karena di Bodi bukan hanya emas,” ujarnya singkat.

Berita Terkait

Industri Gula Aren yang Kian Menurun di Tamarunang, Kabupaten Jeneponto
Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:13 WIB

Industri Gula Aren yang Kian Menurun di Tamarunang, Kabupaten Jeneponto

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Berita Terbaru