PB HMI Kutuk Serangan AS–Israel ke Iran, Serukan Persatuan Negara-Negara Islam dan Evaluasi BOP

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id- Jakarta –  Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2) waktu Iran tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk ibu kota Teheran.

Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan suatu negara dan berpotensi memicu konflik berkepanjangan yang berdampak luas secara global.

“Serangan ini bukan hanya persoalan geopolitik, tetapi juga problem kemanusiaan. Jika terus bereskalasi, dampaknya akan meluas, termasuk terhadap stabilitas ekonomi dunia dan ketahanan energi,” ujar Bagas dalam keterangannya.

PB HMI juga menyoroti keberadaan Board of Peace (BOP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat. Menurut Bagas, efektivitas lembaga tersebut patut dipertanyakan karena dinilai tidak mampu menjalankan fungsi fasilitator perdamaian, khususnya dalam isu Palestina.

Baca Juga :  Gempa Anggaran 2026 Rahim Bunyikan Alarm Dugaan Korupsi SKPD Sulawesi Selatan.

“Jika lembaga yang mengusung perdamaian justru terlibat dalam konflik, maka perlu ada evaluasi menyeluruh. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk dibubarkan jika tidak mampu menjamin kualitas perdamaian global,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Hubungan Internasional PB HMI, Muhammad Arsyi Jailolo, mengingatkan pentingnya mencegah potensi konflik berskala besar.

“Jangan sampai dunia kembali mengulang tragedi Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Lembaga internasional harus bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional,” ujarnya.

PB HMI juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan sikap lebih aktif dalam menjaga stabilitas dan ketertiban dunia. Menurut mereka, ketegasan lembaga internasional sangat diperlukan agar tidak muncul kesan pembiaran terhadap negara-negara kuat yang melakukan tindakan sepihak.

Baca Juga :  Lewat Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Sulsel Dekatkan Pelayanan Samsat Gowa kepada Masyarakat

Dalam konteks nasional, PB HMI mendesak Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas serta menjalankan politik luar negeri bebas aktif secara konsisten.

“Indonesia harus tetap independen dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia, tanpa tunduk pada tekanan negara mana pun. Perdamaian dunia adalah amanat konstitusi yang harus diperjuangkan,” kata Bagas.

Selain itu, PB HMI menyerukan persatuan negara-negara Islam dan umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu menghadapi segala bentuk agresi yang berpotensi memecah belah dan mengancam stabilitas global.

PB HMI menegaskan bahwa upaya mencegah eskalasi konflik dan menjaga perdamaian dunia harus menjadi tanggung jawab bersama agar tragedi perang berskala besar tidak kembali terulang

Berita Terkait

TABRAK ATURAN DAN PERIZINAN, NOYU EAT & DRINK DI DESAK TUTUP PERMANEN
FKP Kejati Sulsel, Badko HMI Sulsel Tekankan Urgensi Penguatan Kemitraan dan Transparansi Pengaduan Publik
Aliansi Mahasiswa Pemuda Makassar Soroti Dugaan Pelanggaran Pembangunan Perumahan KPR Findaria Mas, Sebut Ada Dugaan Oknum Menghalangi Aksi Demonstrasi
GEPMAR Tolak Kunjungan Menteri ESDM Bahlil ke Makassar Selama Krisis BBM Belum Tuntas
Lewat Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Sulsel Dekatkan Pelayanan Samsat Gowa kepada Masyarakat
Ketua Umum PP GPII Dukung Kortastipidkor Polri Usut 3 Kasus Korupsi Besar dan Meminta Oknum TNI Tidak Masuk Dalam Penegakan Hukum Sipil
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Kejati Sulsel, Soroti Dugaan TPPU dan Kehadiran Aparat TNI
HMI Bidang Hukum Badko Sulsel Tagih Janji Prabowo Sikat Korupsi, Jangan Ada yang Kebal Hukum!”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:55 WIB

TABRAK ATURAN DAN PERIZINAN, NOYU EAT & DRINK DI DESAK TUTUP PERMANEN

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11 WIB

FKP Kejati Sulsel, Badko HMI Sulsel Tekankan Urgensi Penguatan Kemitraan dan Transparansi Pengaduan Publik

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:57 WIB

Aliansi Mahasiswa Pemuda Makassar Soroti Dugaan Pelanggaran Pembangunan Perumahan KPR Findaria Mas, Sebut Ada Dugaan Oknum Menghalangi Aksi Demonstrasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:15 WIB

GEPMAR Tolak Kunjungan Menteri ESDM Bahlil ke Makassar Selama Krisis BBM Belum Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:30 WIB

Lewat Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Sulsel Dekatkan Pelayanan Samsat Gowa kepada Masyarakat

Berita Terbaru