Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Kembali, SPMP Desak Kapolda Copot Kasat Reskrim Dan Kanit Tipidter Polres Bulukumba

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Bulukumba – Tambang ilegal yang berada di kabupaten bulukumba kian meresahkan setelah diduga alat berat excavator milik para penambang mulai beroperasi mengeruk pasir dan bebatuan.

Beropesinya tambang tersebut menimbulkan banyak tanda tanya di halayak luas perihal kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini pihak kepolisian polres bulukumba.

Ddiketahui sebelumnya tambang galian c yang ditengarai adalah tambang ilegal tersebut telah ditutup beberapa bulan lalu akan tetapi beberapa hari terakhir menurut pantauan masyarakat alat berat yang sempat di segel kembali beroperasi.

Atas dasar tersebut Simpul Pergerakan mahasiswa & Pemuda (SPMP) mempertanyakan ketegasan pihak penegak hukum dalam hal ini polres bulukumba yang di anggap sudah tidak mampu lagi menangani dan menangkap para terduga pelaku dan pemilik tambang galian c ilegal.

Baca Juga :  Nexus: Ketika Jaringan Informasi Menjadi Arena Politik Peradaban

“Kami melihat pihak kepolisian sudah tidak sanggup lagi untuk menangani para pelaku tambang ilegal ini” Ungkap Andi.Baso jendral lapangan SPMP.

Andi baso juga menambahkan bahwa beroperasiya kembali tambang galian c ilegal tersebut merupakan cerminan lemahnya power pihak polres bulukumba sehingga secara tegas mendesak Kasat Reskim dan Kanit Tipidter Polres untuk mengundurkan diri.

“Kami juga mendesak kepada Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter polres bulukumba untuk segera mengundurkan diri karena kami anggap sudah tidak mampu menangani problem tambang galian c ilegal yang berada di kabupaten bulukumba”Tambahnya.

Baca Juga :  DKSS Deklarasikan Hari Puisi Sulawesi Selatan di HPI 2025

Andi.baso juga menegaskan bahwa SPMP akan segera melaksakan aksi unjuk rasa untuk segera mendesak Kapolda Sulawesi selatan untuk segera mengambil alih kasus tambang galian c ilegal di kabupaten bulukumba dan mendesak kapolda sulawesi selatan untuk segera mencopot Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter polres bulukumba.

“Kami akan segera melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulawesi selatan untuk bagaimana kami mendesak Kapolda Sulawesi selatan untuk segera mengambil alih kasus tambang galian C ilegal di kabupaten bulukumba dan mendesak kapolda sulawesi selatan untuk segera mencopot Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter polres bulukumba”Imbuhnya.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru