Aktivis Kontras Jadi Korban Penyiraman Air Keras, HMI Cab.Takalar: Ini Tragedi Demokrasi

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Takalar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar BADKO Sulawesi Selatan menyampaikan kecaman keras atas tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk ancaman serius terhadap kehidupan demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Cabang Takalar BADKO Sulsel, Akbar Jaya, menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis pembela hak asasi manusia tidak dapat ditoleransi dalam negara yang mengaku menjunjung tinggi prinsip demokrasi dan supremasi hukum.

“Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindakan kriminal biasa, tetapi merupakan bentuk teror terhadap kebebasan sipil. Ketika seorang aktivis HAM menjadi korban kekerasan, maka sesungguhnya yang sedang diserang adalah demokrasi itu sendiri,” tegas Akbar Jaya.

Baca Juga :  Mahasiswa/i KKN-PPL Tahun 2025 Kordinator kecamatan ujung, kota Parepare lakukan pelaporan di kantor camat

Menurutnya, kejadian ini menjadi sinyal berbahaya bagi kondisi demokrasi di Indonesia. Jika aktivis yang kritis terhadap berbagai persoalan hukum dan kemanusiaan dapat dengan mudah menjadi target kekerasan, maka ruang kebebasan masyarakat sipil akan semakin terancam.

Akbar Jaya juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara serius, transparan, dan tanpa kompromi terhadap siapa pun yang terlibat. Negara tidak boleh lambat, apalagi terkesan abai. Aparat penegak hukum harus segera mengungkap pelaku hingga aktor intelektual di balik peristiwa ini. Tidak boleh ada ruang impunitas bagi siapa pun yang mencoba membungkam suara kritis dengan cara-cara kekerasan,” ujarnya”.

Lebih lanjut, HMI Cabang Takalar menilai bahwa kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen negara dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi para pembela hak asasi manusia. Kasus ini adalah ujian nyata bagi penegakan hukum di Indonesia saat ini. Jika negara gagal memberikan keadilan dalam kasus ini, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan seorang aktivis, tetapi juga masa depan demokrasi kita,” tambahnya.

Baca Juga :  PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR

Sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen pada nilai-nilai keadilan, demokrasi, dan kemanusiaan, HMI Cabang Takalar BADKO Sulsel menyatakan solidaritas terhadap Andrie Yunus dan seluruh aktivis yang terus memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil. Di akhir pernyataannya, HMI menegaskan ultimatum moral kepada negara agar memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut.

“Negara harus memberi atensi serius terhadap penyimpangan demokrasi seperti ini. Kekerasan terhadap aktivis tidak boleh dianggap peristiwa biasa. Jika dibiarkan, maka kita sedang menyaksikan kemunduran serius dalam praktik demokrasi di Indonesia,” tutup Akbar Jaya.

Berita Terkait

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan
“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:58 WIB

Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!

Berita Terbaru