Skandal Rp15 Miliar Mengguncang Gowa: Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Seret Nama Bupati!

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id,Makassar, Kamis 16 April 2026 Dugaan skandal korupsi dalam program pengadaan seragam sekolah gratis Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Gowa kini mengguncang perhatian publik. Program yang menghabiskan anggaran sekitar Rp15 miliar tersebut diduga menyimpan berbagai kejanggalan dan indikasi penyimpangan.

 

Sejumlah pihak mulai menyoroti proses pengadaan yang dinilai tidak transparan. Mulai dari tahap perencanaan anggaran hingga distribusi seragam kepada siswa, ditemukan dugaan ketidakwajaran yang memicu kecurigaan publik. Minimnya keterbukaan informasi terkait rincian penggunaan anggaran semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak sesuai prosedur.

 

Isu ini pun menyeret nama Bupati Gowa, Husniah Talenrang, yang sebagai kepala daerah memiliki tanggung jawab penuh atas jalannya program tersebut. Desakan publik agar dilakukan pengusutan secara menyeluruh pun semakin menguat.

Baca Juga :  Sulawesi Selatan Darurat : Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan.

 

“Ini bukan sekadar program bantuan biasa. Anggaran yang digunakan sangat besar, sehingga harus dipastikan tidak ada penyimpangan. Jika ada indikasi korupsi, maka harus diusut tuntas,” ujar Bung Cimeng selaku Jenderal Lapangan.

 

Publik mendesak aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung RI, untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga diminta membuka seluruh dokumen terkait program tersebut secara transparan kepada masyarakat.

Baca Juga :  PDOI Jawa Timur & FRONTAL Jatim Imbau Peserta Aksi 20 November Tetap Menjaga Kondusivitas

 

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan pendidikan dan kesejahteraan siswa. Program yang seharusnya meringankan beban orang tua justru berpotensi menjadi celah penyalahgunaan anggaran jika tidak diawasi dengan baik.

 

Penguatan pengawasan dan keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci untuk memastikan program-program pemerintah benar-benar berjalan sesuai tujuan. Masyarakat pun diimbau untuk terus mengawal kasus ini agar tidak berhenti di tengah jalan.

 

Hingga saat ini, publik masih menunggu langkah konkret dari aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan skandal yang tengah menjadi sorotan tersebut.

Berita Terkait

“GPII GERUDUK BALAIKOTA MAKASSAR DESAK EVALUASI DISPORA KOTA MAKASSAR”
Rekannya di Tahan Tanpa Kejelasan, The Legend 120 Geruduk Mapolres Gowa
*Seminar Program Kerja KKN Angkatan 78 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Lakukang*
HMI Sulsel Dorong Komitmen Persatuan, Nilai Pernyataan JK sebagai Penguatan Harmonisasi Kebangsaan
Pelayanan tak kunjung di perbaiki, THE Legend 120 Mengutuk Keras Manajemen RSUD Syech Yusuf Gowa
Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Makassar Tolak Permohonan praperadilan Bahar Ngitung
Lalai Tangani Korban Pembacokan, RSUD Syekh Yusuf Disorot: Dari Alasan Biaya hingga Operasi yang Tak Kunjung Dilakukan
Sinergi Garuda Autowork & DPC Gowa: Kawal Masa Depan Petani Alpukat Kasimburang Lewat Pupuk Caping Mas

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:40 WIB

“GPII GERUDUK BALAIKOTA MAKASSAR DESAK EVALUASI DISPORA KOTA MAKASSAR”

Kamis, 16 April 2026 - 16:52 WIB

Rekannya di Tahan Tanpa Kejelasan, The Legend 120 Geruduk Mapolres Gowa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Skandal Rp15 Miliar Mengguncang Gowa: Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Seret Nama Bupati!

Kamis, 16 April 2026 - 16:08 WIB

*Seminar Program Kerja KKN Angkatan 78 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Lakukang*

Rabu, 15 April 2026 - 16:59 WIB

HMI Sulsel Dorong Komitmen Persatuan, Nilai Pernyataan JK sebagai Penguatan Harmonisasi Kebangsaan

Berita Terbaru