anatomikata, MAKASSAR, 10 Mei 2026 – Sebanyak 500 pemuda terbaik se-Sulawesi Selatan resmi dilantik menjadi pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Daerah Sulawesi Selatan, dalam momen bersejarah yang mencatatkan rekor baru bagi organisasi kepemudaan di Indonesia. Pelantikan ini menjadi sangat istimewa karena untuk pertama kalinya sepanjang sejarah KNPI, pengukuhan kepengurusan satu daerah dihadiri langsung oleh tiga orang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI sekaligus, hadir bersama dalam satu forum, memberikan restu, dan mengukuhkan amanah kepemimpinan baru ini.
Turut hadir dan memeriahkan momen sakral ini adalah Kakak Surahman Batara, Ketua KNPI Sulawesi Selatan, serta Bung Haris, salah satu dari tiga Ketua DPP KNPI yang memimpin langsung prosesi pelantikan. Kehadiran para tokoh kunci ini menjadi penghormatan tinggi dan kekuatan moral besar bagi seluruh pengurus baru.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KNPI Sulsel, Vonny, dengan struktur kepengurusan lengkap dan representatif: terdiri dari 3 orang Ketua Harian, 10 orang Wakil Ketua, serta 500 orang pengurus inti yang mewakili aspirasi seluruh 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Angka 500 ini bukan sekadar jumlah, melainkan simbol kekuatan besar, keterwakilan mutlak, dan dukungan nyata pemuda seluruh daerah ini.
Dalam sambutan utamanya yang penuh rasa haru dan bangga, Vonny menyoroti makna besar momen yang tercipta hari ini.
“Pelantikan kami ini, menurut saya, sangat bersejarah. Insyaallah kalau saya tidak keliru, ini yang pertama kali terjadi di seluruh Indonesia: Sulawesi Selatan mendapat kehormatan tertinggi, dikukuhkan dan disaksikan langsung oleh tiga Ketua DPP KNPI sekaligus, dan salah satunya adalah Bung Haris—sosok yang sangat luar biasa, yang selama ini selalu saya inginkan untuk bertatap muka dan berbicara banyak, karena bagi saya beliau adalah salah satu ketua terhebat yang dimiliki organisasi kita. Alhamdulillah, sungguh kebahagiaan yang tak terkira bahwa hari ini beliau berkenan hadir dan mengukuhkan kami.”
Vonny menegaskan, kehadiran para pimpinan pusat dan tokoh organisasi adalah bukti nyata pengakuan dan tanggung jawab berat yang kini dipikul bersama.
“Ini adalah penghormatan tertinggi bagi Sulsel, sekaligus bukti nyata bahwa kami harus lebih siap, lebih kuat, dan lebih bekerja keras lagi. Karena hari ini, di pundak kami semua, terukir sejarah baru yang tak terhapuskan. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Ketua DPP KNPI, khususnya Bung Haris, serta seluruh pimpinan yang berkenan hadir, bersatu, dan mengukuhkan kami—ini bukti nyata bahwa KNPI Sulsel diakui, sah, dan menjadi rujukan persatuan pemuda Indonesia. Apalagi hari ini Ketua Umum dan pimpinan pusat sudah melantik kami secara resmi menjadi pengurus KNPI Sulawesi Selatan, artinya amanah ini sudah sah, sudah diakui, dan kewajiban kami adalah menjaga kebersamaan ini.”
Vonny kembali menyampaikan seruan tegas kepada seluruh elemen pemuda Sulawesi Selatan untuk bersatu padu memajukan organisasi, jauh dari kepentingan pribadi maupun ego sempit.
“Saya mengajak seluruh pemuda Sulawesi Selatan: mari kita majukan kepemudaan kita bukan untuk diri sendiri, bukan untuk kekuasaan semata. Atas nama saya dan seluruh pengurus, saya berjanji: saya siap menjahit kembali tali silaturahmi yang mungkin terputus atau renggang di luar kepengurusan kami, semua kita arahkan ke satu tujuan mulia: Pemuda Indonesia bersatu, KNPI makin maju, dan Indonesia senantiasa berjaya.”
Menyikapi keberadaan pihak-pihak yang mengaku membawa nama KNPI di luar struktur sah dan diakui induk organisasi, Vonny menyampaikan pesan bernada halus namun sangat tajam dan berkelas secara politik.
“Kita semua paham, dalam perjalanan sejarah pergerakan pemuda, kadang muncul nama-nama atau kelompok yang merasa dan mengaku mewakili nama besar organisasi ini. Mari kita anggap itu sebagai tanda bahwa semangat KNPI memang mulia, indah, dan ingin dimiliki banyak pihak. Namun biarlah publik dan sejarah yang menjadi hakim: mana yang lahir dari proses lengkap, mana yang membawa aspirasi nyata 24 kabupaten kota, mana yang didukung 500 pengurus, dan mana yang dikukuhkan langsung oleh tiga Ketua DPP KNPI sekaligus seperti yang kita saksikan hari ini. Kita tidak menolak keberadaan siapa pun, namun kita percaya: keabsahan sebuah organisasi tidak perlu diteriakkan keras-keras, ia sudah tertulis jelas dalam proses, struktur, dukungan luas pemuda, dan restu induk organisasi tertinggi. Biarlah mereka berjalan dengan pemahaman masing-masing, namun kami tetap berdiri kokoh di atas landasan yang pasti, sah, dan diakui seluruh elemen pemuda.”
Di akhir sambutannya, Vonny menegaskan kesiapan total seluruh jajaran pengurus baru untuk berbakti tanpa batas.
“Dengan kekuatan luar biasa 500 orang ini, kami siap mewakafkan seluruh jiwa, raga, tenaga dan pikiran kami demi memajukan Sulawesi Selatan dan seluruh 24 kabupaten kota di bawah kepemimpinan kami. Kami hadir bukan untuk berdebat, tapi untuk berkarya; bukan untuk memecah belah, tapi untuk menyatukan segala potensi demi kemajuan bersama, membesarkan nama besar KNPI Sulawesi Selatan untuk kejayaan Indonesia.”









