Empat Kandidat Mencuat Jelang Musda XVI KNPI Sulsel, Akademisi Ingatkan Aktivis Cipayung Bersatu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan, dinamika pemuda di daerah ini semakin menghangat. Empat nama kini mencuat sebagai kandidat kuat Ketua KNPI Sulsel, yaitu Vonny Amelia (Anggota DPRD Sulsel), Alumnus Zainuddin (mantan Ketua HMI), Hasrul, serta Syukran Ashabul Kahfi (Anggota DPRD Makassar).
Keempat figur tersebut datang dari latar belakang aktivisme dan politik yang berbeda, sehingga dinilai mewakili spektrum kepemudaan di Sulsel. Vonny Amelia disebut membawa energi perempuan muda di ruang kepemimpinan pemuda, sementara Alumnus Zainuddin mengusung rekam jejak panjang di dunia pergerakan Cipayung, khususnya HMI.
Hasrul dianggap sebagai sosok yang dekat dengan komunitas akar rumput dan kelompok pemuda berbasis sosial, sedangkan Syukran Ashabul Kahfi dinilai memiliki basis kuat di kalangan pemuda perkotaan melalui kiprahnya sebagai anggota DPRD Makassar.
Di tengah menguatnya kontestasi, akademisi Universitas Negeri Makassar, Dr. Muhammad Ridha, mengingatkan bahwa organisasi-organisasi Cipayung memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah KNPI.
“Aktivis Cipayung harus bersatu memperbaiki KNPI. Dari pikiran dan persatuan mereka, KNPI ini hadir. Tanggung jawab besar ada pada mereka,” ujarnya.
Sekretariat DPD KNPI Sulawesi Selatan mengumumkan bahwa berdasarkan Rapat Pleno Diperluas pada 11 November 2025 di Sekretariat Jl. Baji Areng No. 11, telah dibahas hasil koordinasi dengan DPP KNPI terkait penyesuaian jadwal Musda XVI.
Melalui Surat Nomor: 512/B/Sek/XI/2025 perihal Penyampaian, Panitia memutuskan bahwa Musda XVI KNPI Sulsel akan digelar pada 22–23 November 2025.
Perubahan ini merupakan penyesuaian dari jadwal Rapimpurda XVI sebelumnya yang kemudian harus disinkronkan dengan agenda nasional DPP KNPI.
DPD KNPI Sulsel dalam keterangannya menegaskan bahwa pelaksanaan Musda tahun ini diharapkan berjalan lebih solid dan inklusif, sesuai semangat organisasi yang selama ini mengusung motto:
“KNPI Satu, Indonesia Maju!”
Dengan munculnya empat kandidat kuat serta dorongan para akademisi untuk memperkuat kembali persatuan aktivis pemuda, Musda XVI KNPI Sulsel diprediksi akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerakan kepemudaan di Sulawesi Selatan ke depan.

Baca Juga :  Simposium Kepemudaan 2025

Berita Terkait

Industri Gula Aren yang Kian Menurun di Tamarunang, Kabupaten Jeneponto
Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:13 WIB

Industri Gula Aren yang Kian Menurun di Tamarunang, Kabupaten Jeneponto

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Berita Terbaru