Kabid Hukum dan HAM PB HPMT Soroti Menu MBG di Sejumlah SPPG Jeneponto, Minta Evaluasi Menyeluruh

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jeneponto – Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (PB HPMT) melalui Kepala Bidang Hukum dan HAM, Asrianto Indar Jaya, angkat bicara terkait pelaksanaan Menu Makan Bergizi (MBG) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jeneponto.

Beberapa titik yang menjadi sorotan di antaranya SPPG Binamu, Rumbia, kelara, Tamalatea, Bangkala, Bontoramba, dan beberapa SPPG yang hari ini menjadi sorotan.PB HPMT menilai perlu adanya evaluasi serius terhadap kualitas, variasi, dan kesesuaian menu yang disajikan, baik untuk siswa maupun kelompok penerima manfaat lainnya seperti ibu hamil dan ibu menyusui.

Asrianto Indar Jaya menegaskan bahwa program MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga memiliki dimensi pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan menyusui sebagai kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi tambahan.

“Kami menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian komposisi menu dengan kebutuhan gizi berdasarkan kelompok sasaran. Untuk siswa, kebutuhan energi dan protein harus menunjang aktivitas belajar. Sementara bagi ibu hamil dan menyusui, kebutuhan zat besi, asam folat, kalsium, serta protein jauh lebih tinggi dan spesifik. Ini tidak boleh disamaratakan,” tegas Asrianto.

Baca Juga :  Seorang Aktivis Pemuda Kecam Kerusakan Fasilitas dan Masalah Sampah di Destinasi Wisata ( Birtaria kassi )

Menurutnya, menu bagi ibu hamil dan menyusui harus benar-benar memperhatikan standar gizi seimbang dan rekomendasi tenaga kesehatan, karena menyangkut kesehatan dua generasi sekaligus: ibu dan anak. Jika asupan tidak optimal, maka risiko anemia, kekurangan energi kronis (KEK), hingga stunting pada bayi dapat meningkat.

PB HPMT menilai bahwa persoalan ini bukan sekadar teknis distribusi makanan, melainkan menyangkut:

1. Hak Dasar atas Pemenuhan Gizi Layak
Anak, ibu hamil, dan ibu menyusui memiliki hak atas asupan gizi yang sesuai standar kesehatan.

2. Akuntabilitas Penggunaan Anggaran Publik
Setiap rupiah yang dialokasikan untuk program MBG harus benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan penerima manfaat.

Baca Juga :  KOLABORASI RAMADHAN BERBAGI UNIVERSITAS WIRA BHAKTI

3. Upaya Pencegahan Stunting dan Peningkatan SDM Daerah
Gizi ibu hamil dan menyusui adalah fondasi lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas di Jeneponto.

4. Pentingnya Evaluasi dan Pengawasan Berkala
Harus ada pelibatan tenaga ahli gizi, dinas kesehatan, serta mekanisme kontrol yang transparan dalam setiap SPPG.

PB HPMT mendesak pemerintah daerah dan pihak pelaksana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di seluruh SPPG di Kabupaten Jeneponto, termasuk memastikan adanya standar menu khusus bagi ibu hamil dan menyusui yang berbasis rekomendasi medis dan kebutuhan nutrisi spesifik.

“Kami menegaskan bahwa kritik ini adalah bentuk tanggung jawab sosial. Program yang menyasar generasi dan calon generasi tidak boleh dijalankan secara seragam tanpa memperhatikan kebutuhan masing-masing kelompok. Kepentingan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tutup Asrianto Indar Jaya.

Berita Terkait

ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba
Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar
Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman
REKLAMASI METRO TANJUNG BUNGA DISOROT, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA MAKASSAR DESAK KEJATI SULSEL BONGKAR TUNTAS PT DILLAH GROUP
KETUA BEM FEB UMI PERTANYAKAN KLAIM PERTAMINA SOAL STOK BBM AMAN DI TENGAH ANTREAN MAKASSAR
Gas Langka, BBM Mengantre, Air Tersendat, Listrik Padam. HMI Cabang Makassar: Ada Apa dengan Pelayanan Publik?

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:57 WIB

ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”

Senin, 14 September 2026 - 20:04 WIB

Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎

Minggu, 13 September 2026 - 17:32 WIB

SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:15 WIB

Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar

Jumat, 11 September 2026 - 17:56 WIB

Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman

Berita Terbaru

Uncategorized

Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:56 WIB