Kanita: DPP KNPI Bikin Perpecahan di Kepemudaan Sulsel, Ada Transaksi di Baliknya?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomimata.co.id,MAKASSAR – Kepemudaan Sulawesi Selatan yang selama ini dijaga dengan nilai kaderisasi dan norma luhur turun temurun kini terancam belah akibat tindakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI. Pelantikan Fadel Muhammad sebagai Ketua DPD KNPI SulSel yang mengesampingkan Nurkanita Kaffi dalam status demisioner bukan hanya menciptakan kekacauan, melainkan juga membuat banyak kalangan bertanya-tanya: apakah ada unsur transaksional di balik keputusan yang terkesan seenaknya saja ini?

 

“Harusnya DPP KNPI berperan sebagai penengah dalam setiap dinamika yang terjadi di daerah. Namun yang kita lihat justru sebaliknya – mereka malah menjadi pihak yang membuat situasi semakin rusak dan membelah pemuda SulSel,” tegas Nurkanita Kaffi dalam pertemuan dengan sejumlah aktivis pemuda lokal. Menurutnya, proses yang seharusnya mengedepankan aturan dan norma organisasi justru dikesampingkan dengan alasan yang kurang jelas.

 

Menguatkan kritikan tersebut, Imran Eka Saputra – yang menjabat sebagai demisioner KNPI sekaligus demisioner Ketua MPI (Majelis Pemuda Indonesia) – juga mengungkapkan kekhawatirannya yang mendalam. “Sepanjang sejarah KNPI, baru kali ini ada Ketua Umum yang sama sekali tidak mengerti ADRT organisasi yang dia pimpin,” ujarnya dengan nada tegas. Ia menekankan bahwa pemahaman akan Asas, Dasar, Rumusan, dan Tata cara organisasi adalah pondasi tak tergantikan dalam menjalankan lembaga kepemudaan skala nasional seperti KNPI, sehingga kekurangan pemahaman ini menjadi akar dari berbagai dinamika yang tidak menguntungkan.

Baca Juga :  Mengunjungi Kecamatan Makassar, Pjs. Walikota Makassar Bersilaturahmi Dengan Warga

 

Kondisi ini semakin memprihatinkan mengingat SulSel memiliki tradisi panjang dalam membangun kepemudaan yang solid dan berlandaskan nilai-nilai kolektif. Banyak elemen pemuda mengaku kecewa karena keputusan dari pusat seolah tidak menghargai kontribusi dan sejarah yang telah dibangun bersama. “Seolah-olah tanah SulSel ini bisa diperlakukan semaunya – padahal kita punya cara sendiri dalam mengelola transisi kepemimpinan, yang selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat,” ujar salah seorang pengurus organisasi pemuda daerah yang telah berkiprah lebih dari lima tahun.

 

Beberapa pertanyaan mulai muncul ke permukaan: apakah keputusan pelantikan ini didasari oleh pertimbangan yang objektif ataukah ada kepentingan tertentu yang bekerja di baliknya? Mengapa DPP yang seharusnya menjadi penjaga kesatuan justru memilih jalan yang membuat pemuda terbelah? Pertanyaan-pertanyaan ini belum mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak pusat.

Baca Juga :  Material Diduga Tak Sesuai SNI, Proyek PT Era Bangun Sarana di Gowa Terancam Bermasalah

 

Sementara itu, pihak DPP KNPI melalui sumber dalam yang tidak ingin disebutkan nama menyatakan bahwa keputusan tersebut berdasarkan “analisis menyeluruh terkait kebutuhan kepemudaan SulSel ke depan”. Namun alasan ini tidak cukup untuk meyakinkan banyak pihak, mengingat proses yang terkesan tidak transparan dan kurang memperhatikan norma lokal yang telah mendarah daging di tanah SulSel.

 

“Bukan hanya tentang kepemimpinan saja, tapi tentang bagaimana kita menjaga nilai-nilai yang telah membuat kepemudaan SulSel kuat selama ini. Jika DPP terus seperti ini, maka kita khawatir bukan hanya perpecahan yang terjadi, tapi juga hilangnya akar budaya kepemudaan kita,” tandas Nurkanita dengan nada tegas namun penuh keprihatinan

Berita Terkait

Anugrah Usman Ketua BEM Fiseh UCM Angkat Bicara Tentang Kinerja Kepolisian Kota Makassar
Pelantikan Pemuda Sulsel Tergesa dan Seakan Dipaksakan, Ketidak Hadiran Gubernur Menjadi Isyarat Besar legalitas Vonny Ameliani Yang dinantikan
Umbul-umbul Kegiatan Pemuda Di Hotel Ternama Kota Makassar : “Merusak Tata Kota Dan Melanggar Perwali 28 tahun 2023”
OKP Pemuda Islam Tolak Rencana Pelantikan DPD KNPI Sulsel Versi Musda Manunggal
Partai Garuda Sulsel Buka Penjaringan Pengurus DPC, Masyarakat Bisa Berpartisipasi Penuh Dalam Partai Ini
PMII Tolak Pelantikan KNPI Sulsel, DPP KNPI Dituduh Tidak Netral ‎
Aliansi Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa Tallo Gelar Aksi, Desak Penertiban Ekspedisi dan Hentikan Penggusuran PK5
BEM FISEH UCM BERSIKAP NETRAL, GELAR AKSI DI TIGA TITIK DEMI CEGAH KONFLIK & JAGA KETERTIBAN TAMALANREA

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:15 WIB

Kanita: DPP KNPI Bikin Perpecahan di Kepemudaan Sulsel, Ada Transaksi di Baliknya?

Senin, 9 Maret 2026 - 23:26 WIB

Anugrah Usman Ketua BEM Fiseh UCM Angkat Bicara Tentang Kinerja Kepolisian Kota Makassar

Senin, 9 Maret 2026 - 17:00 WIB

Pelantikan Pemuda Sulsel Tergesa dan Seakan Dipaksakan, Ketidak Hadiran Gubernur Menjadi Isyarat Besar legalitas Vonny Ameliani Yang dinantikan

Senin, 9 Maret 2026 - 02:39 WIB

Umbul-umbul Kegiatan Pemuda Di Hotel Ternama Kota Makassar : “Merusak Tata Kota Dan Melanggar Perwali 28 tahun 2023”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:54 WIB

OKP Pemuda Islam Tolak Rencana Pelantikan DPD KNPI Sulsel Versi Musda Manunggal

Berita Terbaru