Material Diduga Tak Sesuai SNI, Proyek PT Era Bangun Sarana di Gowa Terancam Bermasalah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Gowa – Pembangunan Gedung Rehabilitasi dan Renovasi MAS Arrahman Arrahim di Kabupaten Gowa kembali menjadi sorotan. Proyek senilai Rp 14,8 miliar yang dikerjakan PT Era Bangun Sarana itu diduga kuat menggunakan material yang tidak memenuhi standar teknis bangunan pendidikan.

Temuan Material Diduga Menyimpang SNI

Front Pembebasan Rakyat (FPR) Kabupaten Gowa mengungkapkan adanya dugaan penyimpangan pada konstruksi bangunan. Menurut FPR, penggunaan baja ringan pada atap dan rangka plafon tidak sesuai Standar Nasional Indonesia yang wajib diterapkan pada bangunan sekolah.

“Kami menemukan banyak material yang tidak sesuai standar. Ini bukan lagi kelalaian, tetapi sudah mengarah pada penyimpangan serius yang dapat membahayakan kualitas bangunan pendidikan,” tegas FPR.

Baca Juga :  PDAM Makassar di Ujung Krisis: PHK Massal, Skandal Dana Rp24 Miliar, dan Aroma Nepotisme

Selain baja ringan, FPR juga menyoroti penggunaan besi beton pada slof, kolom, dan ring balok yang dinilai tidak memenuhi SNI 2052:2017. Diameter besi diduga menyimpang dari ketentuan sehingga berpotensi melemahkan struktur bangunan.

Pengawasan Proyek Dinilai Lemah

FPR juga menilai konsultan pengawas tidak menjalankan fungsi pengawasan sesuai SOP maupun Term of Reference. Pemeriksaan material yang seharusnya dilakukan sebelum pemasangan dianggap tidak berjalan.

“Pengawasan proyek sangat lemah. Konsultan pengawas seharusnya memastikan kualitas material, bukan hanya hadir tanpa kontrol yang jelas,” ujar FPR.

Desakan Investigasi

Dengan berbagai temuan tersebut, FPR mendesak aparat penegak hukum segera melakukan investigasi terhadap proyek yang dibiayai APBN 2025 melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Lurah Baru Kecamatan Ujung Pandang Turun Kelapangan Langsung dalam Mengevakuasi Pohon Tumbang

“Anggaran negara tidak boleh dipermainkan, apalagi dalam pembangunan fasilitas pendidikan,” tegas FPR.

Dampak Lebih Luas

FPR mengingatkan bahwa dugaan penyimpangan ini tidak hanya terjadi di MAS Arrahman Arrahim. Proyek rehabilitasi ini mencakup enam sekolah lain MIS Ma’arif Silanggaya Gowa, MAS Muhammadiyah Limbung Gowa, MIS Ulul Albab Makassar, MAS Ulul Albab Makassar, serta DDI Baru-Baru Tangnga Pangkep yang seluruhnya dikerjakan oleh perusahaan yang sama dan diduga memiliki pola masalah serupa.

Komitmen Pengawalan

FPR menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas untuk memastikan fasilitas pendidikan dibangun sesuai standar dan benar-benar aman digunakan.

Berita Terkait

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar
BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar

Berita Terbaru