anatomikata.co.id, Makassar – Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat penyaluran bantuan dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan, total bantuan tanggap darurat yang telah tersalurkan di wilayah Sumatra mencapai Rp100.484.346.880.
Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan, family kit, kids wear, hingga operasional 42 dapur umum, dengan rincian Aceh Rp43,6 miliar, Sumatra Utara Rp37,4 miliar, dan Sumatra Barat Rp19,4 miliar. Pemerintah juga menyalurkan santunan Rp15 juta per ahli waris kepada 86 korban meninggal dunia dengan total Rp1,29 miliar.
Agus Jabo menegaskan, seluruh data korban yang telah diverifikasi pemerintah daerah dan BNPB akan segera diproses pencairannya tanpa penundaan.
Selain tanggap darurat, pemerintah menyiapkan bantuan pascabencana berupa bantuan tunai Rp3 juta per keluarga untuk perabotan hunian, bantuan lauk-pauk Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan, serta dukungan pemulihan ekonomi Rp5 juta per keluarga sesuai hasil asesmen.
Sementara itu, BNPB mencatat distribusi logistik dalam sebulan terakhir mencapai 1.526 ton dengan tingkat distribusi 97 persen. Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menegaskan tidak ada logistik yang tertahan lebih dari 2×24 jam di posko.
Terkait dana tunggu hunian, 16.264 KK telah tervalidasi dan akan menerima Rp600 ribu per bulan per KK melalui skema jemput bola oleh bank Himbara, tanpa antrean. Pemerintah memastikan penyaluran tahap pertama segera direalisasikan.








