Proyek Dinas Perikanan dan Kelautan Senilai Rp16 Miliar Diduga Tidak Digunakan Sesuai Fungsi Pembangunan.

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jeneponto, — Publik kembali dibuat terkejut dengan munculnya dugaan penyalahgunaan aset negara di Kabupaten Jeneponto. Sebuah bangunan megah yang dibangun untuk pengolahan rumput laut dengan anggaran fantastis Rp 16,9 miliar, kini diduga telah dialihfungsikan menjadi gudang ikan (cold storage) milik CV NNS Berkah Jaya dan PT Dua Putra JPT.

Bangunan yang berlokasi di Kampung Ci’nong, Kelurahan Tonro Kassi, Kecamatan Tamalatea tersebut awalnya diperuntukkan sebagai sentra industri pengolahan rumput laut — sebuah proyek strategis yang didanai negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Proyek pembangunan milik Dinas Perikanan dan Kelautan dengan nilai anggaran mencapai Rp16 miliar menjadi sorotan publik. Proyek yang awalnya direncanakan untuk menunjang fungsi utama sektor perikanan dan kelautan tersebut, kini diduga tidak dimanfaatkan sesuai dengan peruntukan awalnya.

Baca Juga :  Ratusan Massa The Legend 120 Duduki Kantor Bupati Gowa, Tuntut Copot Dirut RSUD Syekh Yusuf

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan hasil proyek tersebut telah selesai dibangun, namun dalam perjalanannya justru mengalami alih fungsi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas perencanaan, pemanfaatan anggaran negara, serta dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha perikanan dan kelautan.

Agung Setiawan” menilai bahwa perubahan fungsi bangunan tanpa kejelasan dasar perencanaan dapat berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran. Apalagi proyek tersebut menggunakan dana yang bersumber dari keuangan negara, yang semestinya digunakan secara optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan menemukan Anggaran yang dikelolah sekitar Rp. 16,9 miliar, terbagi atas anggaran pembangunan kurang lebih sebesar Rp. 11 Miliar lebih dan untuk Anggaran peralatan mesin sekitar Rp. 5 miliar lebih, jadi total keseluruhan sekitar Rp. 16,9 miliar.

Pengamat kebijakan publik menekankan pentingnya pengawasan terhadap setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pemanfaatan, guna memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan umum.

Berita Terkait

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan
“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:58 WIB

Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!

Berita Terbaru