Ratusan Massa The Legend 120 Duduki Kantor Bupati Gowa, Tuntut Copot Dirut RSUD Syekh Yusuf

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Gowa – Ratusan massa dari The Legend 120 menduduki halaman Kantor Bupati Gowa, Jumat 17 April 2026. Aksi prakondisi ini digelar sebagai bentuk kemarahan atas pembiaran pasien di RSUD Syekh Yusuf yang dibiarkan tanpa penanganan berarti selama 18 jam.

Ketua The Legend 120, Rusdi, menegaskan di hadapan massa: “Kami di sini karena saudara kami dari THE Legend 120 ditelantarkan 18 jam di RSUD Syekh Yusuf tanpa tindakan medis yang jelas. Ini kelalaian yang tidak bisa dimaafkan.”

Tuntutan utama massa adalah pencopotan Dirut RSUD Syekh Yusuf dan lakukan evaluasi total terhadap manajemen. The Legend 120 menilai manajemen rumah sakit gagal total melakukan evaluasi terhadap dokter dan perawat. “Pasien selalu dibiarkan. Tidak ada tindak lanjut. Ganti Dirut adalah harga mati jika pelayanan tidak dibenahi dari akar,” tegas Rusdi.

Baca Juga :  APH Takalar Diharap Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Bos SMPN 3 Polongbangkeng Selatan.

Meski Wakil Bupati Gowa hadir di tengah aksi, massa menolak audiensi. Rusdi menyatakan dengan tegas dan keras terkait penolakan audiensi tersebut, “Kami tidak butuh audiensi. Kehadiran petinggi Gowa selama ini nol implikasi. Tidak ada teguran nyata ke manajemen RSUD Syekh Yusuf. Kami butuh tindakan, bukan janji.” Ujar Rusdi.

Baca Juga :  Tutup Dan Boikot Segala Aktivitas My Republik, Usir Vendor Asing Yang Merugikan Masyarakat Kota Makassar

Setelah satu jam berorasi di dalam halaman dan perempatan Kantor Bupati Gowa, massa membubarkan diri dengan peringatan tegas. The Legend 120 menyatakan aksi ini baru prakondisi. “Rabu depan kami akan kembali dengan massa lebih besar. Kami akan kepung Kantor Bupati Gowa sampai ada keputusan mencopot Dirut RSUD Syekh Yusuf,” seru massa aksi.

Aksi ini merupakan rentetan dari kasus penebasan di Taeng yang korban-nya ditelantarkan di RSUD Syekh Yusuf hingga dirujuk ke RS UIT dalam kondisi jari kelingking sudah tidak bisa digerakkan.

Berita Terkait

Ambisi Motor Listrik MBG: Pendidikan Tersendat, Kebijakan Kehilangan Arah
Pelantikan HMI Ekonomi UMI: Awal Ikhtiar Kolektif Meneguhkan Nilai dan Arah Perjuangan
Mutasi ASN Bermasalah, DPRD Palopo Dituding Mandul: Cuma Ribut, Minim Aksi
“GPII GERUDUK BALAIKOTA MAKASSAR DESAK EVALUASI DISPORA KOTA MAKASSAR”
Rekannya di Tahan Tanpa Kejelasan, The Legend 120 Geruduk Mapolres Gowa
Skandal Rp15 Miliar Mengguncang Gowa: Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Seret Nama Bupati!
*Seminar Program Kerja KKN Angkatan 78 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Lakukang*
HMI Sulsel Dorong Komitmen Persatuan, Nilai Pernyataan JK sebagai Penguatan Harmonisasi Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Ambisi Motor Listrik MBG: Pendidikan Tersendat, Kebijakan Kehilangan Arah

Jumat, 17 April 2026 - 21:16 WIB

Pelantikan HMI Ekonomi UMI: Awal Ikhtiar Kolektif Meneguhkan Nilai dan Arah Perjuangan

Jumat, 17 April 2026 - 20:52 WIB

Mutasi ASN Bermasalah, DPRD Palopo Dituding Mandul: Cuma Ribut, Minim Aksi

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

Ratusan Massa The Legend 120 Duduki Kantor Bupati Gowa, Tuntut Copot Dirut RSUD Syekh Yusuf

Kamis, 16 April 2026 - 17:40 WIB

“GPII GERUDUK BALAIKOTA MAKASSAR DESAK EVALUASI DISPORA KOTA MAKASSAR”

Berita Terbaru