Sindikat Calo Pegawai “Outsourcing” DPRD Provinsi Sulawesi Selatan

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Dengan adanya penyerapan Tenaga kerja dalam Lingkup Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Banyak Masyarakat yang tertarik untuk Berkarir Dalam Sekretariat dewan terutama lulusan sarjana baru, Berharap dapat menjadi ASN maupun PPPK Kedepannya Lewat jalur pengabdian dilembaga terhormat ini,

 

Namun, Hal ini juga membuka peluang Beberapa Oknum Pegawai untuk mengambil kesempatan dalam memanfaatkan fenomena tersebut, dengan modus memungut biaya memuluskan dan mengiming-imingi korban untuk mudah menjadi Pegawai dalam lembaga terhormat ini,

Baca Juga :  Aktivis HMI Asal Jeneponto Tantang Integritas Kapolda Baru, Desak Usut Tuntas Kasus Korupsi Pasar Lassang-Lassang !

 

Salah satu Korban FP mengungkapkan hanya mendapatkan janji – janji dan selalu sabar selama tahunan, sehingga korban FP ini meminta Uang kembali karna janji tidak kunjung dipenuhi,

 

Salah satu Pegawai yang berhasil di konfirmasi ibu MW membenarkan kejadian tersebut mengungkap “benar kejadian tersebut,namun butuh kejelasan lanjutan,”

 

“Kami meminta maaf pak, memang seperti itu kami juga meminta waktu untuk mengkonfirmasi kepada pelaku yang lebih banyak mengambil uang atas inisial AI untuk bertanggung jawab,” ungkapnya kepada awak media

Baca Juga :  BADKO HMI SULSEL INTERUPSI KEMENTERIAN AGAMA: BONGKAR DUGAAN KKN DALAM RESTRUKTURAL JABATAN

 

AI adalah salah satu Staf/sopir dari mantan ketua DPRD sebelumnya ungkap Ibu MW yang banyak mengambil uang sebagai pelicin dan tidak bisa lagi di konfirmasi,

 

MW bersama Oknum lainnya AS sebagai tata usaha di DPRD provinsi Sulsel mengembalikan Sebagian kecil, dengan mengulur waktu dan berjanji ini akan menyelesaikan secepatnya,

 

Namunn sampai berita ini di rilis tidak ada kejelasan dalam pengembalian biaya pelicin, hanya janji untuk bertanggung jawab namun tidak ada kepastian dalam penyelesaiannya,

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru