Swasembada Pangan Tercapai, Don Muzakir: Kebijakan Prabowo Sentuh Petani

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jakarta – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyentuh dan mengerti kebutuhan petani adalah kunci swasembada pangan cepat tercapai. Setahun kepemimpinan Prabowo, banyak program pemerintah yang berpihak kepada petani.

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang langsung menyentuh petani menjadi faktor utama kegembiraan di desa-desa. Don mencontohkan penurunan harga pupuk, penyerapan gabah dan jagung, serta penghentian impor komoditas tertentu.

“Banyak program Pak Prabowo yang langsung menyentuh petani yang ada di-grassroot, yang di bawah. Ini yang dinantikan oleh para petani, oleh masyarakat yang ada di desa-desa,” ucap Don saat menghadiri pengumuman swasembada pangan dan panen raya 1 tahun pemerintahan Prabowo Subianto di Cilebar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Baca Juga :  UMKM Binaan KADIN Makassar Jadi Souvenir Resmi HUT RI di Rujab Gubernur Sulsel

Don Muzakir salah satu penerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya. Menurutnya, capaian swasembada pangan menjadi bukti nyata keberpihakan negara kepada petani.

Organisasi Tani Merdeka Indonesia lahir dari gabungan kelompok tani, pelaku usaha pertanian, perikanan, dan perkebunan yang selama ini bersentuhan langsung dengan persoalan di desa. Tani Merdeka sejak awal sudah yakin kepemimpinan Prabowo akan membawa kesejahtreraan bagi petani.

“Saya pergi ke mana-mana, mulai dari Aceh sampai ke Papua, semua petani happy dengan program-program yang dicanangkan oleh Pak Prabowo,” katanya

Don Muzakir setuju dengan pernyataan Presiden Prabowo yang menegaskan posisi petani sebagai pahlawan pangan. Petani harus terus menanam, sehingga swasembada pangan bisa terwujud.

“Kalau petani ini tidak menanam, tidak memanen, dan seterusnya, ya kita dapat pangan dari mana?,” katanya,

Baca Juga :  LPM Desak Pemkot Makassar Bertindak Tegas Atasi Konflik Tallo: “Jangan Biarkan Warga Terjebak dalam Ketakutan”

Seraya menambahkan kebijakan stop impor jagung dan penyerapan hasil panen membuat harga lebih adil bagi petani.

Jagung terserap di kisaran Rp5.500 per kilogram, sementara gabah padi diserap Rp6.500 hingga Rp7.000 sesuai kualitas. Sehingga, margin keuntungan petani meningkat dan harga beras tetap terjaga bagi konsumen.

Ke depan, Don Muzakir mengingatkan pentingnya modernisasi alat untuk lebih menggenjot lagi hasil pertanian. Peralatan yang modern juga harus diiringi asupan energi seperti solar yang memadai.

Don Muzakir bersama seluruh anggota dan kelompok tani memanjatkan doa untuk Presiden Prabowo agar selalu sehat. Agar bisa terus membela masyarakat bawah.

“Kalau kami sebutkan panglimanya petani, bosnya petani ya, Pak Prabowo yang membela,” ujarnya.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru