Oknum Koperasi Berkah Mandiri di duga Lakukan Pencemaran Nama Baik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan penagihan terhadap seorang nasabah di halaman Masjid Raya Jalan Masago, Bone, viral di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai pihak, Jumat (24/10/2025).

Dua orang dalam video tersebut diketahui merupakan karyawan Koperasi Berkah Mandiri Abidzar, masing-masing bernama Irfan dan Akbar. Informasi itu dibenarkan langsung oleh pimpinan koperasi, Asmar, saat dikonfirmasi awak media.

Namun, tindakan kedua karyawan itu mendapat sorotan tajam dari keluarga nasabah.M.Rahmat, selaku pihak keluarga, menilai bahwa penyebaran video tersebut sangat berpotensi mencemarkan nama baik keluarganya.

“Saya menilai video yang disebarkan itu bisa menimbulkan dugaan pencemaran nama baik. Apalagi, dalam aturan koperasi tidak ada prosedur yang membenarkan tindakan memvideokan nasabah, apalagi sampai memviralkannya,” ujar Rahmat dengan nada kecewa.

Pihak keluarga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pimpinan koperasi. Dari hasil komunikasi itu, Asmar menegaskan bahwa pihak koperasi sama sekali tidak memiliki aturan yang memperbolehkan karyawan melakukan dokumentasi atau penyebaran video saat proses penagihan.

Baca Juga :  HIPMA GOWA KOORNITORAT TOMBOLO PAO GELAR AKSI UNJUK RASA MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA

“Pimpinan koperasi sendiri menegaskan tidak ada aturan seperti itu. Jadi dugaan pelanggaran UU ITE terkait pencemaran nama baik ini sangat kuat,”

Dalam video yang beredar, tampak pula kedua oknum karyawan tersebut melontarkan kata-kata yang dinilai tidak pantas dan tidak menghormati orang yang lebih tua. Bahkan, di akhir video terdengar salah satu dari mereka berkata dengan nada tinggi, “Tondani motorona lisu ro” (bawa pulang saja motornya), padahal diketahui tidak ada perjanjian atau jaminan motor dalam transaksi pinjaman tersebut.

“Ini betul-betul sudah keluar dari pendekatan persuasif. Ucapannya tidak menghargai, bahkan sampai menyebut dana masjid. Yang lebih parah, mereka mau membawa motor tanpa dasar jaminan yang sah. Saya jadi bertanya-tanya, seperti apa sebenarnya sistem kerja koperasi ini?” tegas Rahmat.

Baca Juga :  TVRI dan KADIN Sinergi Dukung Ketahanan Pangan dan UMKM di Bazaar Pangan Murah Serentak

Ketua HmI komisyariat Cokroaminoto Makassar,itu juga menyoroti legalitas dan tata kelola Koperasi Berkah Mandiri Abidzar, yang menurutnya perlu ditinjau ulang.

“Kalau kita lihat dari cara menagih di tempat fasilitas umum seperti masjid, itu saja sudah tidak etis. Ini makin memperkuat keraguan apakah koperasi ini benar-benar berizin resmi atau tidak,” ujarnya.

Rahmat menegaskan, pihak keluarga merasa sangat dirugikan baik secara moral maupun psikologis akibat viralnya video tersebut. Ia pun berencana menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat.

“Kami sangat mengecam tindakan para oknum karyawan koperasi itu. Ini sudah mencederai nama baik keluarga dan mengganggu psikologis kami. Kami menuntut pihak koperasi dan pelaku penyebar video untuk bertanggung jawab penuh atas tindakan yang tidak pantas ini,” pungkasnya

Berita Terkait

ALIANSI BONE BERSATU GELAR AKSI DI POLRES BONE, DESAK PENINDAKAN OKNUM APH DIDUGA SALAHGUNAKAN KEWENANGAN DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA
JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 00:13 WIB

ALIANSI BONE BERSATU GELAR AKSI DI POLRES BONE, DESAK PENINDAKAN OKNUM APH DIDUGA SALAHGUNAKAN KEWENANGAN DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Berita Terbaru