anatomikata.co.id, Makassar — Gerakan kepedulian gizi kembali digaungkan dari kampus hijau. Sejumlah mahasiswa Ilmu Peternakan UIN Alauddin Makassar menginisiasi “Aksi Gizi”, sebuah kegiatan sosial yang menyasar mahasiswa UINAM dengan membagikan telur puyuh dan susu sebagai langkah sederhana namun strategis dalam meningkatkan kesadaran pentingnya gizi seimbang.
Kegiatan ini tak hanya sekadar pembagian makanan bergizi. Para mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai kebutuhan nutrisi harian, peran protein hewani dalam pertumbuhan, serta urgensi keterlibatan generasi muda dalam isu kesehatan masyarakat.
Antusiasme tampak jelas dari para mahasiswa yang menerima paket gizi tersebut. Mereka menilai aksi ini bukan hanya bermanfaat, tetapi juga relevan dengan kondisi Indonesia saat ini, di mana persoalan gizi masih menjadi tantangan serius.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, angka stunting nasional masih berada pada level 21,5%, menunjukkan bahwa intervensi gizi yang terukur dan berkelanjutan perlu terus digalakkan, termasuk melalui gerakan kecil dari lingkungan kampus.
Melalui Aksi Gizi ini, para penggagas berharap semakin banyak mahasiswa terdorong untuk terlibat aktif dalam upaya menekan stunting. Kesadaran kolektif dari kalangan akademik diharapkan mampu memicu gerakan yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan gizi dan kualitas generasi penerus bangsa.
Aksi sederhana, dampak besar begitulah semangat yang ingin ditularkan mahasiswa Ilmu Peternakan UINAM dalam memerangi stunting dari ruang-ruang kampus.









