Aliansi Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Pada tanggal 10 Desember 2025, Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, Aliansi Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk ekspresi kegelisahan kolektif atas masih maraknya pelanggaran HAM, baik di tingkat nasional maupun lokal Sulawesi Selatan.

Hari HAM seharusnya dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi total atas komitmen negara dalam menjamin hak-hak dasar warganya. Namun realitas yang kami saksikan hari ini justru menunjukkan bahwa negara masih gagal menuntaskan pelanggaran HAM masa lalu, sekaligus continue memproduksi pelanggaran HAM baru melalui kebijakan, kekerasan aparat, dan pembiaran konflik sosial.

Aliansi Mahasiswa UCM menyoroti bahwa pelanggaran HAM berat 1998 hingga hari ini belum menemukan keadilan yang utuh bagi para korban dan keluarganya. Impunitas masih menjadi wajah nyata penegakan hukum di negeri ini. Di sisi lain, pengesahan KUHAP yang mengandung sejumlah pasal bermasalah justru memperlihatkan kemunduran dalam perlindungan hak asasi, khususnya terhadap kebebasan sipil dan potensi penyalahgunaan kewenangan aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Husni Mubarak Camat Makassar Menghadiri Kegiatan Koordinasi Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia

Tragedi Kanjuruhan di Malang menjadi potret buram kegagalan negara dalam melindungi hak hidup warganya. Ratusan korban jiwa yang jatuh tidak boleh direduksi sebagai sekadar insiden, melainkan harus dipahami sebagai tragedi kemanusiaan yang lahir dari buruknya tata kelola keamanan dan minimnya akuntabilitas kekuasaan.

Di tingkat lokal Sulawesi Selatan, Aliansi Mahasiswa UCM juga mencatat masih terjadinya penggusuran dan perampasan tanah rakyat, konflik agraria yang tak kunjung selesai, serta kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil yang memperjuangkan hak hidupnya. Masyarakat adat Toraja hingga kini juga masih menghadapi ancaman terhadap tanah adat, situs budaya, dan identitas sosial mereka. Selain itu, pola pengamanan aksi yang cenderung represif memperlihatkan bahwa kebebasan berekspresi masih sering diposisikan sebagai ancaman, bukan sebagai hak konstitusional.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Tematik UCM Bangkitkan UMKM Kadidi Lewat Branding dan Digitalisasi.

Aliansi Mahasiswa UCM menilai bahwa upaya memutihkan sejarah kelam bangsa, termasuk melalui pemuliaan simbol-simbol kekuasaan yang terlibat dalam pelanggaran HAM, merupakan bentuk pengingkaran terhadap keadilan dan pelecehan terhadap martabat korban.

Melalui momentum Hari HAM ini, Aliansi Mahasiswa UCM menegaskan sikap bahwa HAM bukanlah hadiah dari negara, melainkan hak kodrati setiap manusia yang wajib dijamin tanpa syarat. Pembangunan tanpa penghormatan terhadap HAM adalah bentuk penjajahan gaya baru, dan demokrasi tanpa keadilan hanyalah ilusi.

Kami menyatakan bahwa selama pelanggaran HAM masih berlangsung, selama negara terus abai, dan selama suara korban terus dipinggirkan, maka mahasiswa akan tetap berada di garis depan perlawanan demi keadilan dan kemanusiaan.

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
HAM adalah harga mati!

Berita Terkait

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”
Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel
HMI: Mandat Atau Manfaat ❓
CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding
Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.
Insinerator di Beberapa Kecamatan Kota Makassar: Sampah Dibakar, Kesehatan Warga Dipertaruhkan ‼️
MBG, Program Bergizi Atau Skema Mark Up Terstruktur
Kongres X PERMAHI Digelar, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum dengan Tagline “PERMAHI Mendunia”

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:53 WIB

“Negara Tak Boleh Kalah: Aliansi Pegiat Budaya Gugat Pembiaran Judi Sabung Ayam di Gowa”

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:14 WIB

Skandal Pemulusan Proyek Dapur MBG di Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Sulsel Duduki Kejaksaan Tinggi Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:13 WIB

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:51 WIB

CLAT Desak PGRI Tana Toraja Tolak Restorative Justice Kasus Pengrusakan SMP PGRI Marinding

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Proyek Tempat Sampah Diselimuti Misteri, Transparansi anggaran harus jelas.

Berita Terbaru

Daerah

HMI: Mandat Atau Manfaat ❓

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:13 WIB