Dugaan Bullying di SDN 3 Kasimpureng, Siswa Kelas 1 Alami Luka dan Trauma

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Bulukumba – Seorang siswa kelas 1 di SDN 3 Kasimpureng, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, dilaporkan menjadi korban dugaan perundungan fisik di lingkungan sekolah. Korban berinisial AF mengalami luka pada bagian dagu serta tekanan psikologis akibat perlakuan yang diterimanya dari sejumlah teman sekelas.

Insiden tersebut disebut terjadi pada Desember 2025. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka akibat tusukan pulpen, sementara botol minumnya dirusak setelah dilempar ke dinding. Orang tua korban, Radinal, mengaku sangat terpukul melihat kondisi anaknya yang kini menjadi lebih pendiam dan enggan bersekolah.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Sulsel Gelar “Polantas Menyapa” di Samsat Gowa, Dorong Pelayanan Cepat dan Humanis

Tak hanya soal tindakan kekerasan, keluarga korban juga menyoroti dugaan pernyataan dari pihak sekolah yang dinilai tidak sensitif. Berdasarkan keterangan salah satu guru, kepala sekolah disebut menyampaikan bahwa korban lebih cocok bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Pernyataan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari pihak keluarga.

Baca Juga :  Trump Ancam, Iran Menggeram, Sekutu Kabur

“Kami berharap sekolah melindungi anak, bukan malah menyudutkan korban,” ujar wa’dil selaku aktivis & mahasiswa bulukumba.

Pihak keluarga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kejadian serupa tidak terulang. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SDN 3 Kasimpureng terkait dugaan tersebut.

Berita Terkait

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah
Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”
Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.
Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️
Massa Gruduk Polrestabes Makassar, Desak Pencopotan Kasat Sabhara
KDRT Berulang, Korban Diseret, Dicekik, hingga Tak Bisa Bergerak
Ketua Umum MATADOR Angkat Bicara Terkait Dugaan Tindakan Represif terhadap Pemuda Pelaku Bakti Sosial di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:02 WIB

Palopo Disorot: Reski Halim Kritik Kinerja Wali Kota Soal Sampah yang Kian Parah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:43 WIB

Takbiran Hidup Kembali: Ribuan Warga Amessangeng Nyalakan Cahaya Tradisi Lewat Pawai Obor”

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:43 WIB

Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Intelijen Tidak Membuat Keputusan, Tidak Juga Memenangkan Perang, dan Tidak Menandatangani Perjanjian.

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:27 WIB

Ditangkap Satnarkoba, Dilepas Tanpa Jejak: Ada Apa di Tubuh Polrestabes Makassar ⁉️

Berita Terbaru