Aksi Unjuk Rasa di Kejaksaan Agung RI: Desak Pemecatan dan Penangkapan Dua Mantan Kajari Jeneponto Serta Tuntaskan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi.

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Jakarta – Dewan Komando Lembaga Pergerakan Mahasiswa Agung Setiawan akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penegakan hukum yang transparan, profesional, dan berkeadilan.

Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan sejumlah tuntutan tegas kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, yaitu:

1. Mendesak pemecatan dan penangkapan dua mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jeneponto yang diduga terlibat dalam kasus korupsi pupuk subsidi senilai Rp6 miliar.

2. Mendesak agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi pupuk subsidi yang dilakukan oleh 3 distributor pupuk yakni CV ANJAS, PUSKUD DAN KPI yang bergulir sejak tahun 2021 hingga saat ini yang dinilai belum memiliki kepastian hukum.

Baca Juga :  UMKM Binaan KADIN Makassar Jadi Souvenir Resmi HUT RI di Rujab Gubernur Sulsel

3. Meminta pengusutan secara menyeluruh dan transparan terhadap seluruh pihak yang terlibat tanpa tebang pilih.

4. Segera memulihkan dan mengembalikan nama baik Amrina yang telah ditahan selama 10 bulan apabila tidak terbukti bersalah sesuai proses hukum yang adil dan objektif.

Dewan Komando AGUNG SETIAWAN menilai bahwa dugaan korupsi pupuk subsidi tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada ketersediaan pupuk bersubsidi. Mandeknya penanganan perkara sejak 2021 dinilai mencederai rasa keadilan publik dan menimbulkan pertanyaan besar terhadap komitmen pemberantasan korupsi.

“Kami menuntut agar supremasi hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Jika terdapat oknum aparat yang terlibat, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Begitu pula jika ada warga yang dirugikan akibat proses hukum yang tidak adil, maka negara wajib memulihkan hak dan martabatnya,” tegas pernyataan Dewan Komando Lembaga Pergerakan Mahasiswa AGUNG SETIAWAN.

Baca Juga :  Permandian Kolam Renang Waterpark, Dengan Keamanan dan Kenyamanan Sebagai Prioritas Utama

Aksi unjuk rasa ini akan dilaksanakan secara damai dan konstitusional dengan tetap menjunjung tinggi etika serta ketertiban umum. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, aktivis, dan insan pers untuk turut mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara transparan dan akuntabel.

Demikian siaran pers ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam memperjuangkan keadilan dan integritas penegakan hukum di Indonesia.

Hormat kami,
Dewan Komando Lembaga Pergerakan Mahasiswa
AGUNG SETIAWAN

Berita Terkait

Dinamika Lima Hari Empat Malam Lahirkan Kepemimpinan Baru di MAPALA 45 Makassar
HUKUM JANGAN TUMPUL KE APARAT! TAHAN PELAKU PENGEROYOKAN SATPOL PP GOWA!
Galang Konsolidasi, DPD APPSI Jak-Bar Bentuk Komisariat di Pasar Kalideres
HMI Koordinator Komisariat UMI Soroti Dugaan Ketimpangan Penanganan Aparat dalam Konflik Peringatan 3 Dekade AMARAH di Makassar
Kampus Bukan Pabrik: Menimbang Ulang Wacana Penutupan Prodi
Tingkatkan Pelayanan dan Kepuasan Publik, AKBP Siska Buka Layanan Digital Point of Service
Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar melaksanakan kegiatan outing class dengan melakukan kunjungan edukatif ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Rusunawa Mariso
Masuki Tahap Penjaringan Online, Garuda Sulsel Kejar Ambang Batas Waktu Terakhir

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:46 WIB

Dinamika Lima Hari Empat Malam Lahirkan Kepemimpinan Baru di MAPALA 45 Makassar

Selasa, 28 April 2026 - 17:28 WIB

HUKUM JANGAN TUMPUL KE APARAT! TAHAN PELAKU PENGEROYOKAN SATPOL PP GOWA!

Selasa, 28 April 2026 - 17:05 WIB

Galang Konsolidasi, DPD APPSI Jak-Bar Bentuk Komisariat di Pasar Kalideres

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

HMI Koordinator Komisariat UMI Soroti Dugaan Ketimpangan Penanganan Aparat dalam Konflik Peringatan 3 Dekade AMARAH di Makassar

Selasa, 28 April 2026 - 13:26 WIB

Kampus Bukan Pabrik: Menimbang Ulang Wacana Penutupan Prodi

Berita Terbaru

Uncategorized

Kampus Bukan Pabrik: Menimbang Ulang Wacana Penutupan Prodi

Selasa, 28 Apr 2026 - 13:26 WIB