Oknum Anggota DPRD Pangkep Fraksi GOLKAR Dilaporkan ke Polda Sulsel Atas Dugaan Penipuan Proyek

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id,PANGKEP — Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan berinisial F dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan tindak pidana penipuan yang merugikan seorang kontraktor.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, F diduga menawarkan sebuah proyek pekerjaan kepada korban dengan janji akan memberikan paket pekerjaan tertentu. Dalam proses tersebut, korban disebut diminta menyerahkan uang muka sebagai bentuk komitmen dan keseriusan.

 

Korban kemudian menyerahkan dana sebesar Rp100 juta kepada terlapor. Namun, setelah pembayaran dilakukan, proyek yang dijanjikan tersebut diduga tidak pernah ada dan hingga kini tidak ditemukan kejelasan mengenai keberadaan proyek dimaksud.

Baca Juga :  “ARAH BARU SOLIDARITAS PEMUDA”, Komitmen Perkuat Persatuan di Benteng Fort Rotterdam

 

Merasa dirugikan secara materiil, korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu kini tengah ditangani aparat penegak hukum untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak F belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan dapat bekerja secara profesional dan transparan guna mengungkap fakta sebenarnya.

 

Kasus ini memicu gelombang besar kekecewaan masyarakat , dan semakin menguatkan opini liar ditengah2 masyarakat pangkep bahwa DPRD Pangkep selam ini memang melakukan transaksi jual beli proyek..hal ini kemudian semakin dikuatknaya dengan beberapa laporan di polres Pangkep terkait jual beli proyek tersebut yg juga melibatkan salah satu anggota DPRD Pangkep berinisial BA PUN juga dari praksi Golkar.

Baca Juga :  Terduga Mafia Tanah Erwin Bebek, Hancurkan Pondok Warga Pemilik Tanah di Kerangan Labuan Bajo

 

Masyarakat mendesak agar pimpinan DPRD Pangkep tidak tinggal diam dan segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Transparansi dan langkah tegas dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan rakyat, mengingat anggota DPRD merupakan representasi suara masyarakat yang seharusnya menjaga amanah, bukan justru terseret dalam dugaan praktik transaksional proyek.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar
Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman
REKLAMASI METRO TANJUNG BUNGA DISOROT, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA MAKASSAR DESAK KEJATI SULSEL BONGKAR TUNTAS PT DILLAH GROUP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Senin, 14 September 2026 - 20:04 WIB

Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎

Sabtu, 12 September 2026 - 18:15 WIB

Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar

Berita Terbaru