Mutasi ASN Bermasalah, DPRD Palopo Dituding Mandul: Cuma Ribut, Minim Aksi

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Palopo – Polemik mutasi ASN di Kota Palopo makin panas. DPRD Palopo justru disorot karena dinilai hanya ramai berkomentar tanpa langkah nyata.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah ASN yang dimutasi tidak mendapatkan jabatan, bahkan hanya menjadi staf. Kondisi tersebut diduga tak sesuai dengan pertimbangan teknis (Pertek). DPRD pun mengakui adanya kejanggalan.

Namun, pengakuan itu dinilai tak berarti tanpa tindakan.

Aktivis Kota Palopo, Reski Halim, melontarkan kritik keras. Ia menyebut DPRD hanya tampil di ruang publik tanpa keberanian mengambil langkah tegas.

Baca Juga :  Banser Makassar Buka Posko Mudik, Tujuh Hari Berbagi Takjil untuk Masyarakat

“Kalau cuma bicara di media tanpa aksi, itu bukan pengawasan, itu pencitraan,” tegas Reski.

Menurutnya, DPRD seperti kehilangan fungsi utamanya dalam mengontrol jalannya pemerintahan.

“DPRD ini lembaga pengawas, bukan lembaga komentar. Kalau ada dugaan pelanggaran tapi dibiarkan, itu sama saja membiarkan ketidakadilan,” katanya.

Reski bahkan menyebut kondisi ini sebagai bentuk “mandulnya pengawasan” di tubuh DPRD Palopo.

“Jangan sampai publik menilai DPRD takut atau sengaja diam. Ini berbahaya bagi kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sulawesi Selatan Darurat : Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan.

Ia menegaskan, DPRD seharusnya bisa langsung bertindak, mulai dari memanggil pihak terkait melalui RDP, membentuk panitia khusus (pansus), hingga mengeluarkan rekomendasi resmi.

Tak hanya itu, DPRD juga didorong berkoordinasi dengan KASN dan BKN untuk memastikan sistem merit tidak dilanggar.

“Kalau terus begini, DPRD hanya akan dikenal sebagai penonton kebijakan, bukan pengawas kekuasaan,” katanya.

Kasus mutasi ASN ini dinilai menjadi ujian serius bagi DPRD Palopo. Publik kini menanti, apakah mereka akan bergerak atau tetap sibuk berbicara tanpa aksi.

Berita Terkait

PASCA JEDA LEBARAN, TRC AMPI SULSEL KEMBALI HADIR LEWAT “GEREBEK JUM’AT” DI KOTA MAKASSAR
Ambisi Motor Listrik MBG: Pendidikan Tersendat, Kebijakan Kehilangan Arah
Pelantikan HMI Ekonomi UMI: Awal Ikhtiar Kolektif Meneguhkan Nilai dan Arah Perjuangan
Ratusan Massa The Legend 120 Duduki Kantor Bupati Gowa, Tuntut Copot Dirut RSUD Syekh Yusuf
“GPII GERUDUK BALAIKOTA MAKASSAR DESAK EVALUASI DISPORA KOTA MAKASSAR”
Rekannya di Tahan Tanpa Kejelasan, The Legend 120 Geruduk Mapolres Gowa
Skandal Rp15 Miliar Mengguncang Gowa: Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Seret Nama Bupati!
*Seminar Program Kerja KKN Angkatan 78 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Lakukang*

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:21 WIB

PASCA JEDA LEBARAN, TRC AMPI SULSEL KEMBALI HADIR LEWAT “GEREBEK JUM’AT” DI KOTA MAKASSAR

Jumat, 17 April 2026 - 22:20 WIB

Ambisi Motor Listrik MBG: Pendidikan Tersendat, Kebijakan Kehilangan Arah

Jumat, 17 April 2026 - 21:16 WIB

Pelantikan HMI Ekonomi UMI: Awal Ikhtiar Kolektif Meneguhkan Nilai dan Arah Perjuangan

Jumat, 17 April 2026 - 20:52 WIB

Mutasi ASN Bermasalah, DPRD Palopo Dituding Mandul: Cuma Ribut, Minim Aksi

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

Ratusan Massa The Legend 120 Duduki Kantor Bupati Gowa, Tuntut Copot Dirut RSUD Syekh Yusuf

Berita Terbaru