
MAKASSAR, 16 AGUSTUS 2026 Seorang mahasiswa Papua berinisial EW dilaporkan mengalami penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) setelah mengikuti aksi unjuk rasa di Kota Makassar, Sabtu malam (15/8/2026).
Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram LBH Makassar, yang memuat keterangan terkait dugaan penyerangan terhadap EW setelah mengikuti rangkaian aksi mahasiswa Papua di Makassar.
Berdasarkan informasi tersebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.15 WITA di kawasan Asrama Kamasan, Jalan Lanto Pasewang, Makassar. EW bersama dua rekannya disebut baru selesai melakukan evaluasi setelah mengikuti aksi.
Saat hendak meninggalkan lokasi, EW diduga diserang oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya. Dalam kejadian tersebut, pelaku diduga menggunakan panah busur, yang mengakibatkan EW mengalami luka pada bagian tangan.
EW kemudian mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar.
Sebelumnya, EW bersama sejumlah mahasiswa Papua mengikuti aksi di Jalan Alauddin, Makassar, dengan membawa isu “Papua Zona Darurat Militer dan Krisis Kemanusiaan.” Aksi tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi mahasiswa Papua terkait situasi dan persoalan yang terjadi di Papua.
Rangkaian aksi mahasiswa Papua di Makassar pada 15 Agustus 2026 juga dilaporkan berlangsung dalam situasi yang sempat memanas. Massa sebelumnya berkumpul di Asrama Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang sebelum bergerak menuju lokasi aksi di Jalan Sultan Alauddin.
Adapun terkait dugaan penyerangan terhadap EW, hingga rilisan ini diterbitkan, identitas pihak yang diduga melakukan penyerangan serta motif kejadian belum diketahui secara pasti.
Informasi mengenai kondisi korban dan perkembangan penanganan peristiwa tersebut masih menunggu keterangan lebih lanjut.








