Aliansi Mahasiswa Kolaka Utara Kecam Keras Pesta Miras di Puskesmas Latowu, Desak Pemda Kolaka Utara Usut dan Copot Pihak yang terlibat

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Aliansi Mahasiswa Kolaka Utara menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk kecaman keras terhadap dugaan penyelenggaraan pesta minuman keras (miras) pada malam pergantian tahun di lingkungan Puskesmas Latowu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara.

Mahasiswa menilai peristiwa tersebut sebagai kejahatan etik, pelanggaran hukum, dan penghinaan terhadap fungsi pelayanan kesehatan publik.

Dalam pernyataannya, massa aksi secara tegas menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara dalam hal ini Bupati untuk segera mengusut tuntas, mengevaluasi, dan menjatuhkan sanksi tegas kepada seluruh pihak yang terlibat, baik pelaku langsung maupun pejabat yang diduga melakukan pembiaran.

Baca Juga :  Chandra Nilawati pertiwi  Sebagai Ketua DPW Kecamatan Makassar Mengucapkan Selamat Hari DHARMA WANITA NASIONAL Ke 25 Tahun 2024

Koordinator lapangan Aliansi Mahasiswa Kolaka Utara Aguswandi menegaskan bahwa penggunaan puskesmas sebagai lokasi pesta miras merupakan bentuk penyalahgunaan fasilitas negara dan kelalaian serius dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Ini bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi pelanggaran hukum yang nyata. Jika pemerintah daerah gagal bertindak, maka patut diduga ada upaya pembiaran sistematis,” tegas Aguswandi

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan utama:

1. Mengusut tuntas dan membuka secara transparan seluruh fakta terkait pesta miras di Puskesmas Latowu.

Baca Juga :  *Seminar Program Kerja KKN Angkatan 78 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Lakukang*

2. Mengevaluasi dan mencopot pejabat atau pimpinan fasilitas kesehatan yang terbukti lalai atau melakukan pembiaran.

3. Menjatuhkan sanksi administratif dan hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

4. Menjamin tidak terulangnya penyalahgunaan fasilitas kesehatan di wilayah Kolaka Utara.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.

Aliansi Mahasiswa Kolaka Utara menegaskan akan terus melakukan konsolidasi dan aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.

Berita Terkait

Manfaatkan Energi Surya, PNUP Kembangkan Sistem Desalinasi Berkelanjutan di Desa Nisombalia
KKN-T Nobel Posko 20 Hadirkan Dukungan Pendidikan Qur’ani bagi 104 Santri di Sikkuale
Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 04:53 WIB

Manfaatkan Energi Surya, PNUP Kembangkan Sistem Desalinasi Berkelanjutan di Desa Nisombalia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 04:51 WIB

KKN-T Nobel Posko 20 Hadirkan Dukungan Pendidikan Qur’ani bagi 104 Santri di Sikkuale

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Berita Terbaru