Anatomikata-Takalar, 14 Februari 2026. Pendataan masyarakat miskin jadi sorotan, DPRD Takalar diharap memanggil dinas Sosial dan Pmd Takalar serta dinas terkait lainnya agar permasalahan kesalahan data dimasyarakat terselesaikan.
Setelah menjadi sorotan pendataan masyarakat miskin yang belum selesai sampai sekarang membuat banyak masyarakat kesulitan dan banyak yang keluar dari daftar penerima bantuan serta BPJS yang tiba-tiba non aktif.
Muslim Tarru salah satu aktifis kemanusiaan ditakalar mendesak DPRD bisa ambil langkah cepat dengan membuat RDP bersama dinas sosial dan pmd takalar serta dinas-dinas terkait lainnya agar permasalahan ini cepat selesai.
” Kita sudah lihat keadaan di masyarakat, begitu banyak keluhan tentang desil ini dan begitu banyak yang mau memakai BPJS tetapi BPJS mereka nonaktif. Kasihan masyarakat yang memang pantas tetapi malah keluar dari data miskin hanya karena kesalahan pendataan. Seharusnya hal ini tidak terjadi apabila data dari awal sudah benar-benar sesuai fakta dilapangan.” Ujar Muslim Tarru yang juga sekretaris Iwo Takalar ini.
Bupati Takalar juga diharap bisa Evaluasi kinerja kepala dinas yang terkait karena lambannya proses data ini selesai supaya tagline “Takalar Cepat” yang dicanangkan sesuai dengan maknanya.
DPRD takalar harus ambil bagian karena ini adalah kepentingan masyarakat takalar dimana mereka adalah wakil rakyat yang diamanahkan oleh rakyat.
Alasan aturan desil yang dimunculkan dimasyarakat seharusnya tak membebani masyarakat apabila pendataannya sudah sesuai, tetapi dimasyarakat masih banyak yang didapat orang miskin tetapi malah berada didesil 6 sehingga mereka keluar dari daftar miskin dan tidak bisa menerima bantuan serta BPJSnya jadi nonaktif.
Sedangkan masih banyak juga didapat yang tak seharusnya berada didesil 1-5 malah mereka masih ada digolongan itu. Dinas sosial dan pmd takalar tak seharusnya hanya menerima laporan tetapi harusnya lebih bekerja cepat dengan terjun langsung melihat keadaan di masyarakat.(*)









