DPRD Takalar diharap panggil Dinas terkait soal pendataan masyarakat miskin

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Anatomikata-Takalar, 14 Februari 2026. Pendataan masyarakat miskin jadi sorotan, DPRD Takalar diharap memanggil dinas Sosial dan Pmd Takalar serta dinas terkait lainnya agar permasalahan kesalahan data dimasyarakat terselesaikan.

Setelah menjadi sorotan pendataan masyarakat miskin yang belum selesai sampai sekarang membuat banyak masyarakat kesulitan dan banyak yang keluar dari daftar penerima bantuan serta BPJS yang tiba-tiba non aktif.

Muslim Tarru salah satu aktifis kemanusiaan ditakalar mendesak DPRD bisa ambil langkah cepat dengan membuat RDP bersama dinas sosial dan pmd takalar serta dinas-dinas terkait lainnya agar permasalahan ini cepat selesai.

” Kita sudah lihat keadaan di masyarakat, begitu banyak keluhan tentang desil ini dan begitu banyak yang mau memakai BPJS tetapi BPJS mereka nonaktif. Kasihan masyarakat yang memang pantas tetapi malah keluar dari data miskin hanya karena kesalahan pendataan. Seharusnya hal ini tidak terjadi apabila data dari awal sudah benar-benar sesuai fakta dilapangan.” Ujar Muslim Tarru yang juga sekretaris Iwo Takalar ini.

Baca Juga :  Ketua gerak misi, akat bicara atas dugaan ketelibatan oknum polri yang menerima setoran jaringan narkoba

Bupati Takalar juga diharap bisa Evaluasi kinerja kepala dinas yang terkait karena lambannya proses data ini selesai supaya tagline “Takalar Cepat” yang dicanangkan sesuai dengan maknanya.

DPRD takalar harus ambil bagian karena ini adalah kepentingan masyarakat takalar dimana mereka adalah wakil rakyat yang diamanahkan oleh rakyat.

Baca Juga :  Seruan Aklamasi dari Nimatullah: Vonny Dinilai Paling Siap Pimpin KNPI Sulsel.

Alasan aturan desil yang dimunculkan dimasyarakat seharusnya tak membebani masyarakat apabila pendataannya sudah sesuai, tetapi dimasyarakat masih banyak yang didapat orang miskin tetapi malah berada didesil 6 sehingga mereka keluar dari daftar miskin dan tidak bisa menerima bantuan serta BPJSnya jadi nonaktif.

Sedangkan masih banyak juga didapat yang tak seharusnya berada didesil 1-5 malah mereka masih ada digolongan itu. Dinas sosial dan pmd takalar tak seharusnya hanya menerima laporan tetapi harusnya lebih bekerja cepat dengan terjun langsung melihat keadaan di masyarakat.(*)

Berita Terkait

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan
“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:58 WIB

Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!

Berita Terbaru