Anatomikata.co.id, Makassar –Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar , Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda menyoroti masifnya peredaran rokok ilegal. Mereka mengkritisi kurangnya tindakan tegas dari pihak berwenang, khususnya Polda Sulsel dan Bea Cukai, dalam menangani persoalan ini.
Menurut Fahmi selaku wasekum PTKP, peredaran rokok ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga merusak iklim persaingan usaha yang sehat bagi produsen rokok legal.
Sesuai aturan terkait rokok sangat jelas dalam UU No 39 tahun 2007 tentang Cukai Rokok. “Aturannya jelas, yang berbeda dengan isi dalam kemasan, dapat dikenakan sanksi berupa denda dan pidana,” ungkapnya.
Mereka menduga, kuatnya jaringan peredaran rokok ilegal ini mengindikasikan adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan pihak-pihak tertentu.
”Dugaan ini bisa jadi menjadi kecurigaan yang tajam dari masyarakat karena penegak aturan bahkan bergeming,” ungkapnya.
HMI Cabang Makassar meminta agar Polda Sulsel dan Bea Cukai segera mengambil langkah konkret dan transparan untuk memberantas peredaran rokok ilegal.
Mereka meminta adanya penindakan yang tegas terhadap para pelaku, mulai dari produsen hingga distributor, serta membongkar jaringan yang terlibat.
”Kami rasa tidak sulit bagi pihak kepolisian dan beacukai untuk mendeteksi para pelaku rokok ilegal. Nama pemilik dan lokasinya.Selain itu, dalam waktu dekat saya akan melakukan aksi unjuk rasa mendesak pihak terkait untuk segera mertibkan peredaran rokok ilegal. Tambahnya








