Ketua Umum HIPMI PT UMI: Mahasiswa Perlu Format Gerakan Baru Yang Mendorong Kemandirian Ekonomi Sebagai Jawaban Zaman

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar 15 Juni 2025 – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Muslim Indonesia (HIPMI PT UMI) menggelar Seminar dan Open Recruitment (Oprec) Angkatan IX di Hotel W Three, Makassar, Minggu (15/6/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Imajinasi di Ruang Kuliah, Eksekusi di Dunia Nyata: Relevansi Pendidikan Kewirausahaan dalam Dialektika Mahasiswa Abad 21.”

Berbeda dari kegiatan open recruitment konvensional, HIPMI PT UMI mengemas proses Oprec dalam bentuk seminar kewirausahaan yang terbuka bagi seluruh mahasiswa UMI. Seminar ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa yang ingin bergabung sebagai anggota HIPMI PT UMI Angkatan IX. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada organisasi, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan praktis dan inspiratif terkait kewirausahaan di era modern.

Ketua Umum HIPMI PT UMI Periode 2025/2026, Andi Muhammad Ihsan Nuryawan, menyampaikan bahwa kecepatan arus perubahan global hari ini menuntut adanya gerakan baru di kalangan mahasiswa, salah satunya adalah membangun kemandirian ekonomi.

Baca Juga :  Ketua Umum HMI Cabang Makassar Resmi Buka LK II Nasional HMI Koorkom Tamalate di Balai Kota

“Tren dunia hari ini bergerak sangat cepat. Mahasiswa tidak bisa lagi hanya mengandalkan diskusi dan teori. Harus ada format baru dalam gerakan mahasiswa, yaitu membangun kemandirian ekonomi. Ini bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan zaman,” kata Ihsan.

Ia juga berharap, melalui seminar open recruitment ini, akan lahir generasi pengusaha dan pemimpin muda dari kampus, sebagaimana tokoh-tokoh nasional yang pernah tumbuh dari rahim HIPMI. “Semoga dari proses Oprec ini, lahir pengusaha dan pemimpin baru yang mengikuti jejak tokoh-tokoh besar alumni HIPMI seperti Sandiaga Uno, Bahlil Lahadalia, Erwin Aksa, Aburizal Bakrie, Rosan Roeslani, hingga Andi Amar Ma’ruf Sulaiman,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Rifad Salsabil, mengungkapkan bahwa tema besar kegiatan ini lahir dari hasil refleksi panjang pengurus terhadap dinamika zaman yang menuntut mahasiswa tidak hanya sebagai pemikir, tapi juga sebagai pelaku.

“Tema ini lahir dari refleksi dan diskusi panjang kami di internal pengurus. Kami melihat mahasiswa hari ini tidak bisa hanya dibentuk sebagai pemikir, tapi juga sebagai pelaku. Dunia sedang berubah cepat, dan kemandirian ekonomi jadi bekal penting bagi mahasiswa masa kini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Peduli Keadilan Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pungli di BPN Gowa

Seminar ini menghadirkan lima materi utama: Mindset Wirausaha, Personal Branding Mahasiswa, Ide Bisnis dan Validasi Pasar, Literasi Keuangan Dasar, dan HIPMI dan Ekosistemnya. Materi-materi tersebut dirancang untuk mendorong peserta memahami bahwa dunia wirausaha bukanlah milik segelintir orang, tetapi bisa diakses oleh siapa pun yang berani memulai, berani gagal, dan terus beradaptasi.

Lebih dari 150 peserta tercatat hadir dan mendaftar dalam seminar Oprec ini. Setelah mengikuti seminar, peserta akan melewati proses lanjutan seleksi dan kaderisasi untuk menjadi bagian dari keluarga besar HIPMI PT UMI. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya entrepreneur muda kampus yang progresif, berjejaring luas, dan siap tumbuh bersama zaman.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Berita Terbaru