Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota Makassar, Tolak Penggusuran Bangunan dan UMKM di Kecamatan Ujung Tanah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Balai Kota Makassar sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana penggusuran bangunan warga dan pelaku UMKM yang berada di Jl. Kalimantan dan Tamalabba. Aksi ini merupakan wujud perlawanan masyarakat terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat kecil dan berpotensi merampas hak atas ruang hidup serta mata pencaharian warga.

Dalam aksinya, massa menyampaikan bahwa penggusuran tanpa dialog yang adil, tanpa solusi relokasi yang layak, serta tanpa jaminan keberlanjutan ekonomi bagi warga dan pelaku UMKM merupakan bentuk ketidakadilan struktural. UMKM di kawasan tersebut telah menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dan berkontribusi pada perputaran ekonomi lokal. Penggusuran sepihak sama saja dengan mematikan sumber penghidupan masyarakat.

Baca Juga :  HMI Koorkom UNM Soroti Data Bencana Terkini: Penetapan Bencana Nasional Sumatra Tak Bisa Ditunda

Koordinator lapangan Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu Bung Dwiky Zul Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah kota seharusnya hadir sebagai pelindung rakyat, bukan sebagai pihak yang justru mempercepat penderitaan masyarakat dengan kebijakan represif dan tidak partisipatif. Menurutnya, pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan rakyat kecil, apalagi tanpa mekanisme musyawarah yang terbuka dan transparan.

Aksi ini juga menyoroti pentingnya penegakan prinsip keadilan sosial dalam setiap kebijakan tata ruang kota. Masyarakat menilai bahwa pembangunan yang berorientasi pada kepentingan investasi semata, tanpa mempertimbangkan aspek sosial dan kemanusiaan, hanya akan melahirkan konflik serta memperlebar jurang ketimpangan.

Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain:

Baca Juga :  PT. Lima Berkat Sejahtera Lakukan Penarikan Barang Akibat Tunggakan Pembayaran Pemerintah Kabupaten Enrekang Senilai Rp 600 Juta

Menolak segala bentuk penggusuran bangunan warga dan UMKM di Jl. Kalimantan dan Tamalabba.

Mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk menghentikan seluruh proses yang mengarah pada penggusuran sebelum adanya dialog terbuka dengan masyarakat terdampak.

Menuntut adanya kajian sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang komprehensif sebelum kebijakan apa pun dijalankan.

Mendesak pemerintah menghadirkan solusi yang manusiawi, adil, dan berpihak pada keberlangsungan hidup warga dan pelaku UMKM.

Menuntut transparansi terkait dasar hukum dan perencanaan tata ruang yang dijadikan legitimasi penggusuran.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Massa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah benar-benar mendengar dan memenuhi tuntutan masyarakat.

Berita Terkait

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar
BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar

Berita Terbaru