DPD Partai Garuda Sulawesi Selatan Siap Sinergikan Program Distribusi Pupuk untuk Naikkan Ekonomi Daerah.

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Pada tanggal 20 Februari 2026, DPD Partai garuda Sulsel mengumumkan langkah strategis berupa kerja sama dengan pihak terkait dalam penyediaan dan distribusi pupuk guna mendongkrak perekonomian masyarakat daerah, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam wawancara khusus dengan awak media, Bendahara DPD Partai Garuda, Amma menjelaskan bahwa sinergi ini bertujuan untuk memastikan akses pupuk yang terjangkau dan tepat waktu bagi petani.

“Pertanian berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Namun, kendala sering muncul pada aksesibilitas dan harga pupuk yang terkadang fluktuatif. Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk memfasilitasi distribusi pupuk subsidi dan komersial yang efisien, sekaligus memberikan pendampingan terkait penggunaan yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret yang akan dilakukan meliputi tiga poin utama:

Baca Juga :  HMI Sulbar Desak Kapolda Usut Dugaan Korupsi Dana BOS di Dinas Pendidikan Mamasa

1. Pemetaan Kebutuhan: Mengidentifikasi jumlah dan jenis pupuk yang dibutuhkan petani di setiap kecamatan berdasarkan jenis tanaman yang dibudidayakan.

2. Pembentukan Titik Distribusi: Menetapkan lokasi-lokasi distribusi pupuk yang mudah dijangkau masyarakat, terutama di daerah pedesaan.

3. Program Pendampingan: Mengadakan lokakarya bersama ahli ahli pertanian untuk memberikan edukasi tentang penggunaan pupuk yang efisien dan ramah lingkungan, serta cara meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Kita tidak hanya memberikan pupuk, tetapi juga memastikan petani mampu mengelolanya dengan baik sehingga hasil panen meningkat dan pendapatan mereka juga tumbuh. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun ekonomi daerah yang mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.

Amma juga menyampaikan bahwa kerja sama ini akan melibatkan badan usaha penyedia pupuk, dan organisasi petani lokal untuk memastikan program berjalan sesuai target. Evaluasi berkala akan dilakukan setiap tiga bulan untuk mengukur dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Selatan (Sulsel) Geruduk PTSP, "Banyak Gudang Liar Diduga Ada Yang Beking"

Dalam pengembangan sistem pengadaan pupuk yang terstruktur, DPD Partai Garuda akan mengutamakan pengadaan berbagai jenis pupuk yang sesuai dengan kebutuhan komoditas utama di Sulawesi Selatan, seperti kelapa sawit, kakao, karet, serta tanaman hortikultura seperti cabai.

“Kita tidak hanya fokus pada kuantitas pengadaan, tetapi juga mutu dan kesesuaian jenis pupuk dengan komoditas yang dibudidayakan petani lokal. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap pengadaan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen,” ujar amma

Bendahara partai ini juga menambahkan bahwa pengadaan pupuk akan disesuaikan dengan siklus tanam komoditas utama di daerah, sehingga pupuk dapat tersedia tepat waktu di tangan petani.

Berita Terkait

Membakar Bukan Tanpa Sebab: Ketika KNPI Kota Makassar Berorganisasi Seperti Obrolan Kedai Kopi
SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS
BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA
REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN
Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP
KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.
Menuju Pemilu 2029: Mengapa Revisi UU Pemilu Harus Segera Dibahas?
Revisi UU Polri Resmi Disahkan, Ini Aturan Pensiun & Jabatan Sipil Terbaru

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:03 WIB

Membakar Bukan Tanpa Sebab: Ketika KNPI Kota Makassar Berorganisasi Seperti Obrolan Kedai Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:23 WIB

SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS

Senin, 15 Juni 2026 - 23:44 WIB

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA

Senin, 15 Juni 2026 - 23:36 WIB

REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

Senin, 15 Juni 2026 - 23:31 WIB

Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

Berita Terbaru