anatomikata.co.id, Sulsel – Dugaan tindakan pemerasan oleh Oknum yang mengaku dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), terhadap sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Bontocani menuai respons dari berbagai kalangan.
Sakring, selaku Kabit Investigasi dan Advokasi, Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM), sangat menyayangkan tindakan LSM tersebut.
Menurutnya kehadiran LSM semestinya menjadi garda terdepan untuk melakukan pengawasan terhadap kerja-kerja pemerintahan baik di tingkat provinsi, Kabupaten/Kota, maupun di tingkat Desa.
“LSM harusnya hadir sebagai lembaga yang memberikan edukasi kepada masyarakat dan kontrol sosial terhadap lembaga pemerintahan, namun masih ada saja Oknum LSM yang menyalah gunakan wewenangnya untuk melakukan dugaan Pemerasan terhadap kepala Desa”, jelasnya
Berdasarkan dari pengakuan Kepala Desa Pattuku Kecamatan Bontocani, Sulaiman, mengaku kerap dihubungi oleh Oknum LSM dan dimintai uang dengan Nominal Rp.3,5jt dengan berbagai alasan.
“Bahkan sempat melakukan transfer sebesar Rp.2jt karena merasa tertekan. Dan bukti Tranfernya masih di simpan oleh Kades Pattuku”, ungkapnya
Sakring, yang juga merupakan pemuda Desa Pattuku menegaskan, jika Oknum LSM yang melakukan dugaan pemerasan terhadap beberapa Kades tersebut terus berlanjut, pihaknya akan melakukan pelaporan secara resmi di Mapolda Sul-Sel.
“Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab akan memberikan dampak terhadap kondisi psikologis Kades yang akan menghambat kerja-kerja pemerintahan di tingkat Desa”, tutupnya.









