Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Seorang aktivis mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh oknum Satpol PP saat berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi. Korban menyatakan tidak menerima tindakan tersebut dan telah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar.

Menurut pengakuannya, saat insiden terjadi dirinya hanya berupaya menghalangi pemasangan pagar serta mengimbau rekan-rekannya agar tidak melakukan tindakan di luar kesepakatan bersama. Namun, ia mengaku justru menjadi sasaran pemukulan oleh salah satu anggota Satpol PP.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu Gelar Aksi di Balai Kota Makassar, Tolak Penggusuran Bangunan dan UMKM di Kecamatan Ujung Tanah

“Saya hanya berusaha menenangkan situasi dan mengarahkan teman-teman agar tetap sesuai kesepakatan. Namun saya malah mendapat tindakan kekerasan berupa pemukulan,” ujarnya.

Korban menegaskan bahwa laporan resmi telah disampaikan ke Polrestabes Makassar dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus tersebut secara profesional dan transparan.

Ia juga menyampaikan peringatan bahwa apabila dalam waktu 2×24 jam tidak ada perkembangan atau langkah hukum yang jelas terhadap laporan yang telah diajukan, pihaknya bersama sejumlah aktivis akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Makassar.

Baca Juga :  PEMDA Gowa Langsungkan Aksi Depan Kantor Bupati Gowa, Minta Operasi Ritel Modern di Hentikan.

Aksi tersebut, kata dia, merupakan bentuk tuntutan agar dugaan tindakan kekerasan oleh oknum aparat mendapat perhatian serius serta diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini kini menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian guna mengungkap fakta dan memastikan adanya kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Berita Terkait

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar
BEM NUSANTARA SULAWESI SELATAN BANTAH PERNYATAAN MENKES: “JANGAN SURUH RAKYAT BERADAPTASI DENGAN ASAP, SURUH NEGARA BEKERJA!”

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar

Berita Terbaru