anatomimata.co.id,Makassar — Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Tamalate menunjukkan kontribusi nyata dalam upaya menghadapi kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Pada Sabtu (19/9/2026) pukul 06.45 WITA hingga selesai, PC LDII Tamalate menggelar Sholat Istisqo (sholat memohon hujan) yang berlangsung secara khidmat di lingkungan Pondok Pesantren Baitul Ilmi, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar..
Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani, K.H., S.I.P., Ketua PC LDII Tamalate Sutrisno Sulaiman, Kapolsek Tamalate, Danramil Tamalate, Lurah Mannuruki, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran Ketua RT/RW, serta ratusan warga LDII Tamalate.
Ketua PC LDII Tamalate, Sutrisno Sulaiman, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqo ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar spiritual warga LDII bersama unsur Tripika Kecamatan Tamalate.
“Ini bentuk ikhtiar kami sebagai warga LDII untuk mendoakan bangsa, negara, khususnya wilayah Kota Makassar. Harapannya tidak lain agar hujan segera turun dan bisa sejuk untuk semua,” ujar Sutrisno usai pelaksanaan sholat.
Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kontribusi aktif LDII Tamalate tersebut. Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, mengungkapkan bahwa aksi yang dilakukan LDII merupakan langkah nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah dampak kemarau panjang. Ia menegaskan bahwa PC LDII Tamalate merupakan pihak pertama di tingkat ormas/wilayah yang melaksanakan Sholat Istisqo di Kota Makassar setelah sebelumnya digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di Masjid Al-Markaz.
“Kami dari Pemerintah Kota Makassar dan Kecamatan Tamalate sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan LDII Cabang Tamalate. Berdasarkan informasi, ini baru yang kedua dilaksanakan di Kota Makassar setelah Pemkot, dan LDII betul-betul punya ikhtiar memohon agar kita cepat diberikan hujan dan keluar dari dampak El Nino ini,” terang Camat Tamalate.
Selain mengapresiasi Sholat Istisqo, Camat Tamalate juga memanfaatkannya untuk mengimbau masyarakat agar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, seperti melaporkan saluran drainase yang tersumbat sedimen melalui platform Lontara Plus. Warga juga diingatkan untuk tidak membuang atau membakar sampah sembarangan guna mencegah kebakaran lahan yang sempat terjadi beberapa kali selama musim kemarau.









