Kasus Berdarah di Jeneponto, Korban Pembacokan Justru Diduga Dibebani Permintaan Uang

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Jeneponto — Penanganan kasus pengeroyokan dan pembacokan yang terjadi di Desa Banrimanurung, Dusun Karamaka, Kabupaten Jeneponto, kini menjadi sorotan publik. Korban berinisial SF mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian lengan setelah diduga dikeroyok oleh HZ bersama anak dan menantunya.

Namun di tengah proses hukum yang masih berjalan, muncul dugaan yang memicu tanda tanya besar di masyarakat. Pihak korban mengaku dimintai uang sebesar Rp50 juta serta pembayaran bulanan Rp2,5 juta. Kondisi ini memunculkan kritik keras karena korban yang mengalami kekerasan justru disebut dibebani tuntutan dana dengan nominal fantastis.

Baca Juga :  RDP di DPRD Halsel Ricuh, Aliansi Garda Kubung Kecam Inspektorat dan DPMD Datang Tanpa Data Audit

“Korban dibacok, tapi malah diminta uang puluhan juta. Dasarnya apa? Untuk kepentingan apa?” ungkap keluarga korban dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Bertemu Dubes Palestina, PB HMI : HMI Untuk Palestina, Siap Merangkul Pelajar Dan Mahasiswa Palestina Di Indonesia

Situasi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik yang mencederai rasa keadilan. Masyarakat pun meminta Polsek Bangkala dan Polres Jeneponto bertindak profesional, transparan, serta tidak membiarkan hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Publik berharap aparat penegak hukum mampu mengusut tuntas kasus ini tanpa intervensi maupun kepentingan tertentu, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru