MBG dan Riuhnya Pro-Kontra “Antara Harapan dan Kekhawatiran”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id,Makassar-Belakangan ini, isu MBG menjadi salah satu topik yang sulit dihindari dari ruang publik. Dari media sosial hingga diskusi santai di warung kopi, perdebatan tentang MBG terus bergulir tanpa tanda mereda. Sebagian melihatnya sebagai angin segar, sementara yang lain justru menganggapnya sebagai sumber persoalan baru.

 

Sebagai pengamat sekaligus bagian dari masyarakat yang ikut menyaksikan dinamika ini, saya melihat bahwa pro dan kontra terhadap MBG adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Setiap perubahan terlebih yang menyentuh kepentingan banyak orangselalu membawa dua sisi yaitu harapan dan kekhawatiran.

 

Kelompok yang mendukung MBG cenderung menaruh optimisme besar. Mereka percaya bahwa MBG bisa menjadi langkah maju, membuka peluang baru, dan membawa perubahan yang selama ini dinahtikan. Dalam sudut pandang ini, MBG dianggap sebagai bentuk keberanian untuk keluar dari pola lama yang stagnan.

Baca Juga :  *BUNTUT DUGAAN PREMANISME, PULUHAN MASSA AKSI GERUDUK POLRESTABES MAKASSAR*

 

Namun di sisi lain, suarah penolakan juga tidak kalah kuat. Bukan tanpa alasan, banyak yang mempertanyakan kesiapan, transparansi, hingga dampak jangka panjang dari MBG itu sendiri. Kehawatiran ini, menurut saya, justru menjadi sinyal bahwa publik tidak lagi pasif mereka ingin dilibatkan, ingin memahami, dan ingin didengar.

 

Yang menarik, perdebatan soal MBG hari ini tidak lagi sekadar soal benar atau salah. Ini adalah cerminan bagaimana masyarakat kita semakin kritis dalam menanggapi sebuah isu. Sayang nya, tidak semua diskusi berjalan sehat. Tidak sedikit yang justru terjebak dalam polarisasi, saling serang, dan kehilangan substansi.

Baca Juga :  Aktivis Lingkungan Sulsel Soroti Tambang Ilegal dan Perusakan Lahan Kuburan di Barru

 

Di titik ini, saya melihat pentingnya ruang dialog yang lebih terbuka dan jernih. MBG, apapun bentuk dan tujuannya, seharusnya bisa dibahas dengan kepala dingin. Kritik perlu disampaikan dengan dasar yang kuat, sementara pihak yang mendukung juga perlu terbuka terhadap evaluasi.

 

Pada akhirnya, masa depan MBG tidak akan ditentukan oleh siapa yang paling keras bersuara, tetapi oleh seberapa siap semua pihak untuk duduk bersama, mendengar, dan memperbaiki.

 

Karena jika tidak, MBG hanya akan menjadi satu lagi isu yang ramai di awal, namun perlahan hilang tanpa arah yang jelas.

 

_*Arya Pratama*_

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar
Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman
REKLAMASI METRO TANJUNG BUNGA DISOROT, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA MAKASSAR DESAK KEJATI SULSEL BONGKAR TUNTAS PT DILLAH GROUP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Senin, 14 September 2026 - 20:04 WIB

Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎

Sabtu, 12 September 2026 - 18:15 WIB

Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar

Berita Terbaru