Perizinan lengkap, Kalla Beton Dukung Pembangunan Irigasi Konawe Demi Kesejahteraan Petani

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT. Bumi Sarana Beton yang dikenal dengan brand Kalla Beton melakukan kerjasama dengan PT. SAC Nusantara atau SACNA untuk mendukung pembangunan kabupaten Konawe pada Pekerjaan Rehabilitasi Irigasi Wawatobi Tahap 2.

Pekerjaan atau proyek ini merupakan proyek yang membantu masyarakat dalam sektor pertanian agar panen dari petani dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.

“Proyek ini bukan proyek komersil atau pribadi tapi untuk mewujudkan swsembada pangan sebagaimana astacita Presiden Prabowo yang dijalakan di setiap daerah”. Ungkap Anwar selaku Project Leader Kalla Beton.


Kalla Beton merupakan part of Kalla Group atau bagian dari perusahaan holding Kalla Group. Kalla Beton kurang lebih 30 tahun telah mendukung dan jadi bagian dari berbagai pembangunan tingkat nasional hingga ke daerah-daerah.

Dalam menjalankan proyek nya kalla beton selalu mengutamakan masyarakat setempat dan menaati aturan perizinan yang berlaku. Kalla Beton di Konawe telah memenuhi seluruh perizinan yang dipersyaratkan berdasar sistem One Single Submission (OSS) dan telah berkoordinasi dengan seluruh dinas di lingkup pemerintahan kabupaten konawe.

Hal ini dibuktikan dengan adanya observasi dan peninjauan lapangan oleh dinas-dinas yang berkait dan adanya forum penataan ruang (FPR) yang dilakukan dan dihadiri hampir seluruh dinas di kabupaten konawe sebelum perizinan diterbitkan.

Baca Juga :  REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

“Kami setiap proyek pasti silaturahmi ke warga sekitar dan menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah. Saat ini kami sudah mendapatkan persetujuan warga setempat, dukungan petani, pemerintah setempat. Kami juga mengantongi PKKPR, SPPL, Sertifikat Standar dan lain-lain. Jadi ada oknum yang mengatakan illegal, tanpa dasar maka akan kami laporkan dugaan pencemaran nama baik karena tidak konfirmasi ke kami tapi langsung membuat hoax”. Ungkap Ibnu Zuhud selaku Legal Corporate Kalla Beton.

Kalla Beton di Kabupaten Konawe juga hanya bersifat sementara kurang lebih 1 tahun hanya untuk mendukung pembangunan irigasi bagi petani. Kalla beton memastikan selama beroperasi 30 tahun diberbagai daerah tidak ada kerusakan lingkungan karena bahan baku beton tidak memiliki limbah B2 dan hanya material Alam seperti batu, pasir, semen.

“Jadi kami selama ini sudah mengurus perizinan sesuai OSS, kita ada SPPL sebagai persetujuan komitmen lingkungan dan itu by sistem. SPPL ini bukan cuman di konawe tapi dihampir semua proyek. Kita bukan tambang yang pakai amdal. Coba baca UU nya. Saya juga heran kalau ada yang seolah-olah lebih hebat dari konsultan. Apalagi kami cuman 1 tahun. Lanjut Ibnu.

Baca Juga :  *Dugaan Mafia Proyek dan Penipuan Mengguncang Proyek Strategis Taman Andalan CPI Makassar*

Kalla beton juga melakukan penyerapan tenaga kerja lokal dan seluruh pekerja juga akan membeli dari penjual-penjual sekitar. Oleh karena itu roda ekonomi rakyat berputar.

Terkait debu dan lalu lintas, pihak kalla beton menyampaikan bahwa telah memasang pagar keliling, memasang rambu-rambu lalu lintas dan ada tim yang menjaga, bahkan dengan inisiatif melakukan koordinasi ke satuan polisi lalu lintas untuk memantau. Kemudian, setiap beberapa jam akan ada truck tanki yang menyiram di sekitar dan jalan agar tidak ada debu.

“Jadi kalau ada mengatakan kami membahayakan lalu lintas, maka itu salah. Sebab kami di depan jalan nasional, kami memasang rambu-rambu lalu lintas untuk keamanan. Ada tim yang menjaga agar lalu lintas lancar. Bahkan setiap hari kami menyiram jalan dan sekitar agar tidak debu. Itu standar kami dari dulu di perusahaan memangtl taat. Lanjut Ibnu.

Kalla beton memastikan akan berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk mendukung pembangunan kabupaten konawe.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar
Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman
REKLAMASI METRO TANJUNG BUNGA DISOROT, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA MAKASSAR DESAK KEJATI SULSEL BONGKAR TUNTAS PT DILLAH GROUP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Senin, 14 September 2026 - 20:04 WIB

Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎

Sabtu, 12 September 2026 - 18:15 WIB

Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar

Berita Terbaru