Unjuk Rasa di Kejati Sulsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Ketua DPRD dalam Kasus Bibit Nanas

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar — Sejumlah massa yang tergabung dalam Pengurus Barisan Oposisi Mahasiswa (BOM) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026).

Dalam aksinya, mahasiswa mendesak pihak kejaksaan untuk bersikap transparan dan berani dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas.

​Pantauan di lokasi menunjukkan massa aksi membakar ban bekas sebagai bentuk simbol perlawanan dan kekecewaan terhadap lambatnya penanganan kasus korupsi di wilayah Sulsel. Mereka juga membentangkan spanduk dan mengibarkan bendera organisasi di tengah penjagaan aparat.

​Jenderal Lapangan (Jenlap) aksi, M. Yazir, dalam orasinya menyampaikan tantangan terbuka kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel yang baru untuk membuktikan integritasnya. Ia menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat tinggi dalam pusaran kasus ini.

Baca Juga :  *Aktivis Desak Kapolres Bulukumba Dicopot karena Gagal Mitigasi Ancaman Keamanan*

​”Kami atas nama Pengurus Barisan Oposisi Mahasiswa Sulawesi Selatan menantang Kejati baru Sulsel agar segera mengusut tuntas adanya dugaan keterlibatan mantan Ketua DPRD Provinsi dalam kasus korupsi pengadaan bibit nanas,” tegas Yazir dalam orasinya di atas mobil komando.

​Menurut Yazir, meski saat ini dikabarkan sudah ada 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya menduga masih ada upaya main mata atau praktik mafia hukum yang melindungi aktor intelektual lainnya.

​”Kami menduga kuat ada beberapa pihak yang sudah diperiksa namun belum ditetapkan sebagai tersangka, padahal alat bukti kami rasa sudah mencukupi. Jangan pandang bulu, tegakkan supremasi hukum di Sulawesi Selatan!” tambahnya.

Baca Juga :  Camat Makassar Husni Mubarak Menghadiri Rapat Koordinasi Yang Dipimpin Langsung Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto

​Berdasarkan surat pemberitahuan aksi bernomor 078/B/BOM/IV/2026, terdapat tiga poin tuntutan utama yang dibawa oleh BOM Sulsel:

– ​Mendesak Kejati Sulsel mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan bibit nanas.

– ​Mendesak penetapan tersangka tambahan tanpa pandang bulu.

– ​Menegakkan supremasi hukum yang bersih dari intervensi di Sulawesi Selatan.

​Aksi yang dimulai pukul 13:00 WITA ini berlangsung cukup progresif namun tetap terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih menunggu perwakilan dari pihak Kejati Sulsel untuk memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan kasus yang tengah disorot tersebut.

Berita Terkait

Membakar Bukan Tanpa Sebab: Ketika KNPI Kota Makassar Berorganisasi Seperti Obrolan Kedai Kopi
SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS
BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA
REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN
Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP
KSB KNPI Sulsel di Isi Para Ketua Partai, Cerminan Rumah Besar Pemuda Yang Inklusif.
Menuju Pemilu 2029: Mengapa Revisi UU Pemilu Harus Segera Dibahas?
Revisi UU Polri Resmi Disahkan, Ini Aturan Pensiun & Jabatan Sipil Terbaru

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:03 WIB

Membakar Bukan Tanpa Sebab: Ketika KNPI Kota Makassar Berorganisasi Seperti Obrolan Kedai Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:23 WIB

SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS

Senin, 15 Juni 2026 - 23:44 WIB

BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA

Senin, 15 Juni 2026 - 23:36 WIB

REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

Senin, 15 Juni 2026 - 23:31 WIB

Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

Berita Terbaru