HMI Cabang Malang Soroti Dugaan Unsur Pembiaran dalam Kasus Ariyanto Tawakal

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang- anatomikata.co.id – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang, Mirdan Idham, menyoroti proses sidang Komisi Kode Etik Polri dalam kasus meninggalnya Ariyanto Tawakal (14), pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTsN) yang tewas dalam insiden di ruas jalan menurun kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku, pada 19 Februari 2026.

Mirdan menilai sidang etik tersebut belum sepenuhnya menghadirkan rasa keadilan, baik bagi publik maupun keluarga korban. Ariyanto diketahui meninggal dunia setelah diduga dipukul menggunakan helm taktikal di bagian kepala oleh Bripda Masias saat insiden berlangsung.

“Sidang etik belum menjawab tuntutan keadilan secara menyeluruh. Tidak hanya pelaku utama, tetapi seluruh anggota yang berada di lokasi harus dimintai pertanggungjawaban etik agar tidak ada kesan pembiaran,” tegas Mirdan Idham.

Baca Juga :  PT Putra Antang Energi Diduga Terlibat Kegiatan Mafia Solar Ilegal, Oknum Polisi Inisial (HR) Polda Sulsel Ikut Terseret

Menurutnya, sembilan saksi ditambah satu anggota Brimob lainnya yang berada di tempat kejadian seharusnya turut dijatuhi sanksi kode etik. Ia menilai, keberadaan mereka di lokasi tanpa upaya pencegahan yang maksimal dapat menimbulkan dugaan unsur pembiaran dalam tragedi yang merenggut nyawa seorang pelajar tersebut.

Mirdan memaparkan beberapa catatan penting. Pertama, proses evakuasi korban dinilai tidak dilakukan secara manusiawi. Kedua, informasi yang disampaikan kepada pihak rumah sakit disebut tidak sesuai fakta, karena anggota Brimob menyebut terjadi kecelakaan lalu lintas. Ketiga, tidak adanya pendampingan serius dari aparat kepada korban hingga pihak keluarga tiba di rumah sakit.

Baca Juga :  Desakan Pemeriksaan Oknum Anggota Polri Diduga Pelanggaran Kode Etik di Tempat Hiburan Malam

Atas dasar itu, HMI Cabang Malang meminta agar sidang Komisi Kode Etik Polri dilakukan kembali terhadap seluruh anggota yang berada di lokasi bersama pelaku saat kejadian.

Selain itu, Mirdan juga menyinggung perlunya evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri. Ia menilai rentetan peristiwa dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pentingnya reformasi yang lebih tegas, khususnya dalam sistem rekrutmen, pendidikan, dan pembinaan anggota yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Reformasi Polri tidak boleh berhenti pada slogan. Harus ada pembenahan serius dalam aspek pendidikan, mentalitas, dan profesionalisme anggota, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kualifikasi Sertifikat ‘Muda’ Steven Hamdani Dinilai Belum Memenuhi Standar Direksi
Peringati May Day dan Hardiknas, HPMB Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa: Tolak Komersialisasi Pendidikan dan Eksploitasi Buruh
Unjuk Rasa di Kejati Sulsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Ketua DPRD dalam Kasus Bibit Nanas
Peringati Hari Buruh Sedunia, GMNI Makassar: Wujudkan Sosialisme Indonesia
Kecelakaan Kerja di PT CLM Luwu Timur, PTKP HMI Sulsel Desak Tutup Sementara dan Evaluasi Menyeluruh
HUKUM JANGAN TUMPUL KE APARAT! TAHAN PELAKU PENGEROYOKAN SATPOL PP GOWA!
Tingkatkan Pelayanan dan Kepuasan Publik, AKBP Siska Buka Layanan Digital Point of Service
RAKYAT MEMANGGIL: WARGA LOMPO TENGAH KEPUNG AREA TAMBANG, TUNTUT TRANSPARANSI DAN TOLAK EKSPLOITASI

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:53 WIB

Kualifikasi Sertifikat ‘Muda’ Steven Hamdani Dinilai Belum Memenuhi Standar Direksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:33 WIB

Peringati May Day dan Hardiknas, HPMB Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa: Tolak Komersialisasi Pendidikan dan Eksploitasi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Unjuk Rasa di Kejati Sulsel, Mahasiswa Soroti Dugaan Keterlibatan Mantan Ketua DPRD dalam Kasus Bibit Nanas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peringati Hari Buruh Sedunia, GMNI Makassar: Wujudkan Sosialisme Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 12:43 WIB

Kecelakaan Kerja di PT CLM Luwu Timur, PTKP HMI Sulsel Desak Tutup Sementara dan Evaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru