anatomikata.co.id,Makassar – 29 JUNI, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Nobel Peduli menggelar aksi kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kebakaran. Kegiatan yang dilaksanakan pada 29 Juni di Jalan Alauddin 3 itu berhasil menghimpun bantuan dari sivitas akademika dan masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada warga terdampak.
Aksi tersebut diawali dengan penggalangan donasi yang melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus. Bantuan yang terkumpul berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, serta bantuan dana yang disalurkan langsung kepada para korban kebakaran.
Koordinator Aliansi Nobel Peduli, Aryah Putra Pratama, mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran serta menjadi bukti bahwa kepedulian masih tumbuh di lingkungan kampus,” ujarnya.
Selain menggalang bantuan, para mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan warga terdampak untuk memberikan dukungan moral. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di lokasi bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat agar para korban tetap tegar menghadapi cobaan.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga penerima bantuan, Ketua RT setempat, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh para mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah datang membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang berusaha bangkit setelah musibah,”
Keberhasilan aksi ini tidak terlepas dari partisipasi berbagai elemen kampus dan masyarakat yang ikut berdonasi. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial masih menjadi nilai yang dijunjung tinggi oleh generasi muda.
Melalui gerakan tersebut, Aliansi Nobel Peduli berharap budaya saling membantu dapat terus tumbuh di lingkungan kampus maupun masyarakat. Mereka juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.









