Ketua Umum HMI cabang Makassar Mewakili Forum Ketua Umum HMI Se-Indonesia Pembacaan Tuntutan Didepan MPR RI “Koreksi Indonesia”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id,Makassar-Sarah Agus Salim Ketua Umum HMI Cabang Makassar Mewakili Forum Ketua Umum HMI Cabang Se-Indonesia Menyampaikan Tuntutan Digedung MPR RI Jakarta, Jumat (05/12/2025)

 

Indonesia berada pada momentum kritis pembangunan bangsa. Di tengah kekayaan ekologis yang melimpah, potensi bonus demografi, serta posisi geopolitik yang strategis, bangsa ini justru menghadapi rangkaian tantangan struktural yang semakin kompleks.

 

Kerusakan lingkungan skala luas, rendahnya kualitas pendidikan, serta lemahnya tata kelola desentralisasi fiskal telah menciptakan ketegangan antara tujuan pembangunan nasional dan realitas implementasi kebijakan di lapangan.

 

Rangkaian persoalan tersebut bukanlah fenomena yang muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan akibat dari akumulasi kebijakan yang tidak adaptif, minimnya pengawasan, serta absennya keberpihakan penuh pada mandat konstitusi, yakni:

Baca Juga :  Ijazah SD Dipertanyakan, Publik Menunggu Kejujuran Bupati Luwu Timur

“melindungi segenap bangsa Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

 

Dengan landasan moral, akademik, serta tanggung jawab kebangsaan, Himpunan Mahasiswa Islam Se-Indonesia menyampaikan dokumen ini sebagai seruan koreksi nasional.

 

Dinamika Nasional

1.Krisis Ekologis

Global Forest Watch (2024) mencatat Indonesia kehilanganlebih dari 32 juta hektar tutupan pohon dalam rentang 2001– 2024. KLHK (2025) melaporkan bahwa deforestasi netto masih berada pada angka 175,4 ribu hektar dalam satu tahun terakhir. WALHI (2024) menilai peningkatan frekuensi bencana ekologis diakibatkan tekanan industri ekstraktif, terutama di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

2.Krisis Pendidikan

Hasil PISA 2022 menempatkan Indonesia di kuartil terbawah global dalam literasi, numerasi, dan sains. Data BPS (2024) menunjukkan fenomena education–employment mismatch, di mana lulusan SMA hingga sarjana justru menjadi penyumbang terbesar pengangguran.

Baca Juga :  Gelombang Kekecewaan The Legend 120 Meledak Di Depan Kantor Bupati Gowa

3.Krisis Tata Kelola Fiskal Daerah

Desentralisasi yang diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik masih bersifat administratif dan belum berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat. Apabila kondisi ini tidak dikoreksi secara serius dan sistemik,

Indonesia berpotensi gagal mengoptimalkan bonus demografi, tertinggal dalam transisi ekonomi hijau global, dan gagal mencapai visi Indonesia Emas 2045.

 

Dengan Urgensi Kebijakan Nasional

1. HENTIKAN DEFORESTASI DAN PULIHKAN

KAWASAN HUTAN SECARA BERTANGGUNG JAWAB,

2. REFORMASI PENDIDIKAN NASIONAL,

3. DEKOSENTRASI KEUANGAN DAERAH

 

 

 

 

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar
Antrean BBM Berjam-jam di Sulsel, PB HMMI Pertanyakan Klaim Stok Aman
REKLAMASI METRO TANJUNG BUNGA DISOROT, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA MAKASSAR DESAK KEJATI SULSEL BONGKAR TUNTAS PT DILLAH GROUP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Senin, 14 September 2026 - 20:04 WIB

Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎

Sabtu, 12 September 2026 - 18:15 WIB

Husnul Mubarak Ketua Sapma PP Kota Makassar: Dugaan Kelalaian Pengawasan Tera dan Tera Ulang oleh Disperindag Sulsel, Antrean Panjang BBM Terjadi di Sejumlah SPBU Kota Makassar

Berita Terbaru