Muhammad Fauzi Kader Muda Gerindra: Sangat Disayangkan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id-Makassar — Kabar mundurnya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Muh Fauzi, kader Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Selatan, yang menyatakan keprihatinannya atas keputusan tersebut.

Menurut Muh Fauzi, keputusan Rahayu Saraswati meninggalkan kursi legislatif bukan hanya kehilangan bagi Partai Gerindra, tetapi juga bagi generasi muda Indonesia yang melihat dirinya sebagai representasi politisi muda perempuan yang progresif dan inspiratif.

“Sangat disayangkan langkah yang diambil Mbak Saras. Beliau adalah sosok perempuan muda yang menjadi simbol keterwakilan generasi milenial di parlemen. Kehadirannya telah memberi warna tersendiri dalam dinamika politik nasional, khususnya dalam memperjuangkan isu-isu perempuan, anak, dan kelompok rentan,” ujar Muh Fauzi, Jumat (12/9).

Baca Juga :  PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR

Lebih lanjut, Fauzi menegaskan bahwa kiprah Saraswati di DPR selama ini telah memberi contoh bagaimana anak muda dapat mengambil peran penting dalam ranah politik.

“Kader muda seperti saya menjadikan Mbak Saras sebagai teladan. Keberaniannya, konsistensinya, dan integritasnya menjadi motivasi bagi kami di daerah untuk terus berjuang membawa aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  KUHP Baru Disorot: GPII Makassar Warning soal Pasal Ambigu dan Minim Sosialisasi

Meski demikian, Fauzi menghormati pilihan pribadi Rahayu Saraswati dan berharap agar tetap konsisten mengabdi bagi bangsa dalam bidang lain di luar parlemen.

“Kami tetap percaya Mbak Saras tidak akan berhenti berkontribusi. Mundur dari DPR bukan berarti berhenti berjuang. Kami di TIDAR Sulsel akan terus mendukung kiprah beliau di manapun berada,” pungkas Fauzi.

Berita Terkait

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan
SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS
BEM FISEH UCM GELAR AKSI “MERAH PUTIH DALAM KRISIS: SELAMATKAN PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN DEMOKRASI INDONESIA
REFORMASI JILID II: SULSEL GELAP, MAHASISWA BERGERAK; HMI TEGASKAN EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:25 WIB

PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:14 WIB

Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:23 WIB

SK GANDA DAN DUGAAN NEPOTISME DI DESA BUAKKANG: SOMASI DESA DESAK PENINDAKAN TEGAS

Berita Terbaru