PKL Kota Makassar Menolak Penggusuran Sepihak, Menuntut Penataan yang Manusiawi dan Berkeadilan

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Aliansi Asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Makassar menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk penggusuran sepihak yang dilakukan tanpa dialog, tanpa solusi, dan tanpa relokasi yang layak terhadap Pedagang Kaki Lima di seluruh wilayah Kota Makassar.

Kami menegaskan bahwa PKL tidak anti terhadap penataan. Kami menyadari fasilitas umum harus tertib dan kota harus rapi. Namun, penataan tidak boleh berubah menjadi pemiskinan, dan ketertiban kota tidak boleh dibangun dengan mengorbankan perut rakyat kecil.

Aktivitas PKL merupakan bagian dari ekonomi rakyat yang dilindungi oleh konstitusi. Pasal 27 ayat (2) UUD 1945 dengan jelas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pasal 28H ayat (1) menjamin hak untuk hidup sejahtera, serta Pasal 33 ayat (3) menegaskan bahwa pengelolaan ruang dan sumber daya harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan semata-mata untuk kepentingan estetika kota atau kelompok tertentu.

Baca Juga :  Hilangkan Barang Jaminan Nasabah, Bank BRI Unit Cendrawasih dilaporkan Ke Polda Sulsel

Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara tegas menyebutkan bahwa Pedagang Kaki Lima termasuk dalam kategori Usaha Mikro yang wajib dilindungi, dibina, dan diberdayakan, bukan digusur secara sepihak. Penggusuran tanpa relokasi yang layak merupakan bentuk kebijakan yang bertentangan dengan semangat undang-undang dan prinsip keadilan sosial.

Kami juga menilai bahwa kebijakan penertiban yang dilakukan tanpa dialog telah melanggar prinsip dasar hukum administrasi negara, antara lain asas kemanusiaan, keadilan, kepastian hukum, dan proporsionalitas. Penertiban tanpa solusi adalah kebijakan yang cacat secara administratif dan bermasalah secara moral.

Atas dasar tersebut, kami menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak copot Munafri Arifuddin, S.H. dari jabatan Wali Kota Makassar.

2. Menuntut Pemerintah kota Makassar agar bertindak adil, tidak tebang pilih, dan tidak diskriminatif dalam menangani persoalan usaha rakyat di seluruh wilayah Kota Makassar.

Baca Juga :  Kapolres Barru Cup Sukses Digelar, Namun Kasus Pencurian Kian Marak

3. Meminta DPRD Kota Makassar untuk segera memfasilitasi izin usaha serta skema penataan resmi PKL di Kota Makassar sebagai bentuk perlindungan nyata terhadap ekonomi rakyat.

Kami membuka ruang dialog seluas-luasnya. Kami siap duduk bersama, siap diatur, dan siap ditata. Namun, kami menolak keras segala bentuk intimidasi, kekerasan, serta kebijakan sepihak yang mematikan sumber penghidupan rakyat kecil.

Menata kota tidak boleh berarti menggusur kemanusiaan. PKL bukan penjahat, kami hanya ingin hidup layak.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional kepada publik.

Aliansi Asosiasi PKLIMA Kota Makassar menyatakan akan melakukan aksi unjuk rasa secara bersama-sama dan massif sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan yang telah dilakukan.

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru