PMII Tolak Pelantikan KNPI Sulsel, DPP KNPI Dituduh Tidak Netral ‎

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id,Makassar – Polemik pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan kembali mencuat. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) secara tegas menolak rencana pelantikan kepengurusan KNPI Sulsel yang dinilai bermasalah sejak proses Musyawarah Daerah (Musda) ke XVI yang berlangsung di Manunggal.

‎Penolakan tersebut berkaitan dengan terpilihnya Fadel Taupan sebagai Ketua KNPI Sulsel melalui forum yang disebut sebagai Musda Manunggal. PMII menilai forum tersebut tidak memenuhi syarat keabsahan organisasi dan berpotensi mencederai mekanisme demokrasi di tubuh KNPI.

‎Menurut Ketua PMII Sulsel Muh Afdal, terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Musda tersebut. Pertama, kegiatan Musda Manunggal disebut tidak dihadiri oleh demisioner DPD KNPI Sulawesi Selatan, Nurkanita Kahfi, yang seharusnya memiliki peran penting dalam proses transisi kepengurusan.

‎Kedua, forum Musda juga dinilai tidak memenuhi syarat kelembagaan karena tidak memiliki Steering Committee (SC) yang ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) kepanitiaan. Hal ini dianggap melanggar prosedur dasar dalam pelaksanaan musyawarah organisasi.

Baca Juga :  HMI Sulsel Desak Kejati Periksa Pimpinan DPRD Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas

‎Selain itu, Ketua PMII juga menyoroti persoalan kuorum peserta Musda yang dinilai tidak terpenuhi 2/3 dari Total OKP. Berdasarkan data yang ada, dari total 59 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang telah ditetapkan dalam Rapimpurda sebagai peserta sah Musda, hanya 9 OKP yang hadir dalam forum Musda Manunggal tersebut.

‎“Kami mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah Musda bisa dinyatakan sah jika peserta yang hadir hanya 9 dari 59 OKP yang telah ditetapkan. Secara logika organisasi maupun aturan dasar, ini jelas tidak memenuhi syarat kuorum,” ujar Muh Afdal

 

Tidak hanya itu, PMII juga menilai forum Musda Manunggal tersebut tidak memenuhi syarat kepesertaan Musda sebagaimana diatur dalam mekanisme organisasi KNPI. Dalam forum tersebut disebut tidak terdapat unsur Majelis Pemuda Indonesia (MPI) serta unsur DPD I KNPI yang semestinya menjadi bagian dari struktur kepesertaan dan pengawasan dalam Musda.

 

Baca Juga :  BEM Fakultas Hukum Universitas Bosowa Tegaskan Desakan Penegakan Hukum dalam Aksi Hari Anti Korupsi Sedunia

“Ketiadaan unsur MPI dan DPD I dalam forum tersebut semakin memperjelas bahwa Musda Manunggal tidak memenuhi syarat kepesertaan. Dengan kondisi seperti itu, sangat sulit untuk menyebut forum tersebut sah secara organisasi,” lanjutnya.

 

‎“Proses ini mencederai mekanisme organisasi. Bahkan terkesan dipaksakan untuk menghasilkan keputusan tertentu,” ungkapnya.

Afdal juga menilai keputusan Dewan Pengurus Pusat KNPI yang menunjukkan sikap yang tidak objektif dan tidak netral. Organisasi mahasiswa tersebut menilai keputusan tersebut jauh dari logika keorganisasian yang sehat.

‎Sorotan juga diarahkan kepada Ketua DPP KNPI, Riano Panjaitan, yang dinilai memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses organisasi berjalan sesuai aturan.

‎Muh Afdal juga mendesak agar DPP KNPI meninjau kembali rencana pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan. Jika pelantikan tetap dilakukan tanpa penyelesaian masalah yang ada, PMII khawatir hal tersebut justru akan memperpanjang konflik internal di tubuh KNPI Sulawesi Selatan dan merusak marwah organisasi kepemudaan tersebut.

Berita Terkait

OKP Pemuda Islam Tolak Rencana Pelantikan DPD KNPI Sulsel Versi Musda Manunggal
Partai Garuda Sulsel Buka Penjaringan Pengurus DPC, Masyarakat Bisa Berpartisipasi Penuh Dalam Partai Ini
Aliansi Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa Tallo Gelar Aksi, Desak Penertiban Ekspedisi dan Hentikan Penggusuran PK5
BEM FISEH UCM BERSIKAP NETRAL, GELAR AKSI DI TIGA TITIK DEMI CEGAH KONFLIK & JAGA KETERTIBAN TAMALANREA
“GOWA UNDERCOVER dituntut Hingga Malam Hari”
Iptu N Jadi Tersangka Penembakan Remaja di Makassar
AKSI DEMONSTRASI ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI : “REFORMASI POLRI DAN TINDAK KERAS PELAKU PENGHIANAT RAKYAT”
Tindakan Represif Satpol PP Kabupaten Gowa: Kekerasan terhadap Massa Aksi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:54 WIB

OKP Pemuda Islam Tolak Rencana Pelantikan DPD KNPI Sulsel Versi Musda Manunggal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:27 WIB

Partai Garuda Sulsel Buka Penjaringan Pengurus DPC, Masyarakat Bisa Berpartisipasi Penuh Dalam Partai Ini

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:41 WIB

PMII Tolak Pelantikan KNPI Sulsel, DPP KNPI Dituduh Tidak Netral ‎

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:54 WIB

Aliansi Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa Tallo Gelar Aksi, Desak Penertiban Ekspedisi dan Hentikan Penggusuran PK5

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:00 WIB

BEM FISEH UCM BERSIKAP NETRAL, GELAR AKSI DI TIGA TITIK DEMI CEGAH KONFLIK & JAGA KETERTIBAN TAMALANREA

Berita Terbaru