Rahman (Ketua Bidang Infokom): Pemerataan Akses Internet adalah Hak Dasar Rakyat, dan HMI Tidak Akan Tinggal Diam

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, 24 Juni 2025 – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Barat melalui Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mengatensi program Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bertajuk “Internet untuk Sulbar Cerdas dan Berdaya”. Program ini menjadi perhatian publik usai pamflet digitalnya beredar secara luas di berbagai kanal media sosial dan grup komunitas lokal beberapa bulan terakhir.

Ketua Bidang Infokom Badko HMI Sulbar, Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya langsung merespons pamflet yang memuat data dan peta penyebaran program internet gratis untuk fasilitas layanan publik tahun 2025 tersebut. Menurutnya, program ini patut diapresiasi karena menyasar langsung kebutuhan dasar warga, yaitu akses terhadap internet yang stabil dan terjangkau.

“Kami dari HMI Badko Sulbar melihat sebaran pamflet resmi dari Pemprov Sulbar yang beredar di media sosial, dan langsung mengambil sikap. Ini adalah program yang sangat strategis dan harus benar-benar dijalankan dengan penuh integritas, karena menyangkut hak rakyat untuk terkoneksi danberkembang,” tegas Rahman.

 

Berdasarkan data yang ditampilkan dalam pamflet, terdapat 384 titik fasilitas layanan publik di Sulawesi Barat yang masih belum memiliki akses internet—terdiri dari kantor desa, puskesmas, SMA/SMK, dan SLB. Jumlah ini setara dengan 38,67% dari total 993 fasilitas layanan publik yang ada di provinsi tersebut. Program Pemprov Sulbar direncanakan akan menyasar 90 titik baru di tahun 2025, dan dilanjutkan secara bertahap hingga 2028.

Baca Juga : 

Rahman menilai bahwa pembangunan infrastruktur digital seperti ini bukan hanya soal teknologi, melainkan menyangkut keadilan sosial dan transformasi pengetahuan. Terutama di wilayah-wilayah pinggiran yang selama ini belum tersentuh oleh pemerataan informasi dan jaringan internet.

“Internet hari ini bukan barang mewah. Ia adalah kebutuhan pokok, apalagi di sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, dan tata kelola pemerintahan desa. Karena itu, HMI Badko Sulbar menyatakan akan mengawal program ini dari awal hingga pelaksanaan teknis di lapangan,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengadaan infrastruktur internet hanyalah langkah awal. Pemanfaatan secara bijak dan produktif adalah hal yang tidak kalah penting. Untuk itu, HMI mendorong adanya literasi digital bagi pengguna di desa, guru, siswa, tenaga medis, dan aparat pemerintah agar fasilitas ini tidak mubazir.

Baca Juga :  Suasana Haru, Dua Anggota Polres Takalar dan Korban Sepakat Damai.

“Kami ingin memastikan bahwa internet bukan hanya dinikmati secara pasif untuk hiburan, tapi menjadi alat untuk mengakses pendidikan, membuka peluang kerja, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan bahkan mendorong ekonomi desa berbasis digital,” jelas Rahman.

Dalam komitmennya, HMI menyatakan akan membentuk tim pemantauan berbasis komunitas yang akan menghimpun laporan dari masyarakat terkait progres dan kendala di lapangan. Selain itu, HMI juga meminta Pemprov Sulbar dan dinas terkait untuk bersikap transparan dalam pengadaan layanan internet, pembiayaan langganan, serta pemeliharaan perangkat.

“Kami tidak akan membiarkan program ini menjadi proyek simbolik. Pemerintah harus terbuka dalam penggunaan anggaran dan keterlibatan vendor. Ini demi menjaga kepercayaan publik dan efektivitas kebijakan,” tambahnya.

Terakhir, Rahman menegaskan bahwa Badko HMI Sulbar akan terus berada di garda depan dalam memastikan digitalisasi berjalan berkeadilan. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa, komunitas desa, tokoh masyarakat, dan insan media untuk bersama-sama mengawal agenda penting ini.

“Sulbar harus maju bersama, tanpa ada yang tertinggal. Transformasi digital bukan slogan, tapi jalan menuju keadilan dan kesejahteraan yang nyata,” tutup Rahman.

Berita Terkait

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan
“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:58 WIB

Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!

Berita Terbaru