Dari Jalanan ke Wajan: Bang Patur, Dulu Aktivis, Kini Pedagang Nasi Goreng

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anatomikata.co.id, Makassar – Dulu ia berdiri paling depan saat aksi turun ke jalan. Kini ia berdiri di balik wajan panas, mengaduk nasi dengan tangan sendiri.

Bang Patur, mantan aktivis yang dikenal vokal membela hak-hak rakyat kecil, memilih jalan berbeda. Ia tak lagi berorasi di tengah kerumunan. Kini, ia berdagang nasi goreng di sebuah sudut di Kab. Gowa

Pilihan itu bukan bentuk menyerah. Justru sebaliknya, itulah bentuk lain dari perlawanan melalui kemandirian dan kerja keras.

Baca Juga :  Pedagang Kelapa Muda Benteng Rotterdam Dorong Menjadi Wisata Kuliner, DPRD: Tidak Ada Penggusuran dan SP 2 Keluar Selama Proses RDP

“Saya sudah lelah berteriak. Sekarang saya bekerja. Langsung, nyata, dan dekat dengan warga,” ujarnya singkat.

Bagi Bang Patur, perjuangan tidak harus selalu lewat spanduk dan mikrofon. Bisa dimulai dari dapur kecil, dari piring yang mengenyangkan orang orang yang lewat, dari obrolan ringan antara pelanggan dan penjual.

Baca Juga :  PT. Lima Berkat Sejahtera Lakukan Penarikan Barang Akibat Tunggakan Pembayaran Pemerintah Kabupaten Enrekang Senilai Rp 600 Juta

Gerobaknya bukan sekadar tempat mencari nafkah. Ia menjadikannya ruang untuk tetap menyuarakan nilai nilai yang ia perjuangkan sejak dulu keadilan, keberpihakan, dan keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri.

“Saya masih berpihak pada rakyat. Bedanya, sekarang saya ikut hidup bersama mereka. Bukan cuma bicara soal mereka,” tegasnya.

Bang Patur membuktikan, bahwa idealisme tak harus hilang saat realitas berubah. Ia hanya berganti bentuk.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran
TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR
FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera
Aktivis Muda Makassar Kritik Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Soal Kebijakan Energi Kota Makassar
KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.
Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa
Ruang Demokrasi Dicederai: Aksi Damai BEM FISEH UCM dan BEM FH UMI Diduga Dibubarkan Oknum Preman di UpperHills Convention Makassar
HMK Makassar Kecam Pemanfaatan Jalan dan Pelabuhan Umum Kabaena untuk Aktivitas Tambang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pedagang Pasar Cidu Berbenah Secara Swadaya, GPII Kota Makassar dan PK KNPI Bontoala : Penataan Tak Harus Dengan Penggusuran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:12 WIB

TIM ADVOKASI BADKO HMI SULAWESI SELATAN DESAK AUDIT MENYELURUH ATAS DUGAAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT DUGAAN KETIDAKPATUHAN PERPAJAKAN PT WALBRIK SINDO SEJAHTERA MAKMUR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:41 WIB

FPM Sulsel Desak Aparat Usut Dugaan Distribusi Avtur Ilegal, Minta Periksa PT Citra Jaya Makmur Sejahtera

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:53 WIB

KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa

Berita Terbaru