“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Makassar – Jaringan Aktivis Milenial Indonesia (JAM.ID) secara tegas mengungkap dugaan kuat adanya praktik kartel tender dalam proyek-proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Temuan ini mengarah pada pola sistematis pemenangan tender oleh perusahaan tertentu, khususnya PT Sulawesi Makmur Pratama, yang dinilai tidak lagi mencerminkan prinsip persaingan sehat, melainkan mengindikasikan adanya skenario yang terstruktur, masif, dan berulang.

Direktur Eksekutif JAM.ID, Alif Daisuri, menegaskan bahwa dugaan ini bukan sekadar persoalan teknis pengadaan, tetapi telah masuk dalam kategori serius yang berpotensi melanggar hukum dan merusak tata kelola negara.

“Ini bukan lagi dugaan biasa. Pola yang berulang, aktor yang itu-itu saja, serta keterlibatan dalam berbagai proyek strategis menunjukkan indikasi kuat adanya konflik kepentingan dan persekongkolan tender. Jika ini benar, maka ini adalah bentuk perampokan sistematis terhadap uang negara,” tegas Alif.

Baca Juga :  Swasembada Pangan Tercapai, Don Muzakir: Kebijakan Prabowo Sentuh Petani

JAM.ID menilai, keterlibatan perusahaan yang sama dalam proyek multiyears serta munculnya metode penunjukan langsung pada paket tertentu semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak transparan dan sarat kepentingan.

Dalam perspektif hukum, praktik semacam ini berpotensi melanggar prinsip dasar pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden terkait, serta dapat dikualifikasikan sebagai persekongkolan tender sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Bahkan, apabila ditemukan unsur penyalahgunaan kewenangan dan kerugian negara, maka hal ini dapat masuk dalam kategori tindak pidana korupsi.

Lebih jauh, JAM.ID mengecam sikap diam dan pasifnya pihak-pihak yang memiliki kewenangan pengawasan, termasuk DPRD Kota Makassar, yang seharusnya hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan anggaran negara tidak disalahgunakan.

Baca Juga :  Keputusan Presiden Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Rp 7,69 Triliun: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat Kecil

“Kami memperingatkan DPRD Kota Makassar untuk tidak tutup mata. Jika lembaga pengawas ikut diam, maka publik berhak mempertanyakan: ada apa di balik semua ini?” lanjut Alif dengan nada keras.

JAM.ID menegaskan bahwa pembiaran terhadap dugaan praktik kartel tender akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan dan membuka ruang semakin lebarnya praktik korupsi yang terstruktur.

Sebagai bentuk komitmen, JAM.ID menyatakan akan mengawal penuh kasus ini dan mendorong aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

“Kami tidak akan mundur. Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya. Siapapun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tender,” tutupnya.

“MEMBACA REALITAS, MEMBONGKAR NARASI, MERAWAT KESADARAN, MERUMUSKAN SOLUSI”

Berita Terkait

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah
Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan
POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar
ALIANSI MAHASISWA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI SOROT KRISIS ENERGI DI MAKASSAR “ENERGI KRISIS, DOMPET KRITIS, PEJABAT NARSIS”
Aksi BBM Berujung Darah, Kader HMI Makassar Diduga Dipukul Oknum Polisi di Pertamina Patra Niaga ‎
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:28 WIB

Wujud Ikhtiar Hadapi Kemarau, PC LDII Tamalate Gelar Sholat Istisqo Bersama Pemerintah dan Pimpinan Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 17:13 WIB

Outlet ke-25 Browcyl Hadir di Villa Mutiara, Ratusan Paket Promo Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Rabu, 16 September 2026 - 20:47 WIB

Walikota Makassar Beri Kuliah Umum di Universitas Cokroaminoto Makassar

Berita Terbaru