Ijazah SD Dipertanyakan, Publik Menunggu Kejujuran Bupati Luwu Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Luwu Timur – Isu lama soal dugaan penggunaan ijazah Sekolah Dasar (SD) palsu oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas), kembali mengemuka dan ramai diperbincangkan di media sosial. Isu ini merujuk pada pemberitaan Tempo.co tertanggal 24 Februari 2016 berjudul “Polisi Mulai Selidiki Kasus Ijazah Palsu Wakil Bupati Luwu Timur.”

Dalam laporan tersebut, Juru Bicara Polda Sulawesi Selatan dan Barat saat itu, Kombes Frans Barung Mangera, menyebut Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel telah mulai menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal atas laporan dugaan ijazah palsu milik Irwan Bachri Syam. Polisi juga disebut telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan guna menghadirkan saksi ahli.

Baca Juga :  Menuju Pemilu 2029: Mengapa Revisi UU Pemilu Harus Segera Dibahas?

Meski kasus ini sudah hampir satu dekade berlalu, tidak adanya penjelasan terbuka yang tuntas membuat publik kembali mempertanyakan integritas kepala daerah yang kini menjabat sebagai Bupati Luwu Timur.

Menanggapi kembali viralnya isu tersebut, Front Pembebasan Rakyat (FPR) Sulawesi Selatan mendesak agar Bupati Luwu Timur segera memberikan klarifikasi resmi dan terbuka kepada publik.

Pemerhati sosial Pangeran, menilai diamnya kepala daerah justru memperbesar kecurigaan masyarakat. Menurutnya, isu ini tidak boleh dibiarkan menggantung karena menyangkut kepercayaan publik dan moral kepemimpinan.

“Ini bukan gosip murahan. Ini soal kejujuran dan legitimasi seorang pejabat publik. Kalau memang tidak benar, buka semuanya ke publik,” tegasnya.

Baca Juga :  BEM FH UMI Gelar Aksi Tolak Dominasi Politik Pusat di Sulawesi Selatan

Senada dengan itu, Alif Daisuri, yang juga menyuarakan sikap FPR Sulsel, meminta Bupati Luwu Timur tidak lagi bersembunyi di balik waktu dan jabatan.

“Isu dugaan ijazah SD palsu ini kembali diviralkan karena tidak pernah dijelaskan secara terang. Agar tidak menimbulkan kebingungan publik dan blunder politik, Bupati Luwu Timur wajib tampil terbuka dan menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya,” ujar Alif.

FPR Sulsel menegaskan, klarifikasi terbuka adalah langkah minimal yang harus dilakukan. Jika tidak, isu ini akan terus menjadi bara yang menggerogoti kepercayaan publik terhadap kepemimpinan di Luwu Timur.

Bagi FPR, jabatan publik bukan tameng untuk lari dari pertanggungjawaban moral dan hukum.

Berita Terkait

ALIANSI BONE BERSATU GELAR AKSI DI POLRES BONE, DESAK PENINDAKAN OKNUM APH DIDUGA SALAHGUNAKAN KEWENANGAN DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA
JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi
MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA
SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!
KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA
Warga Padati Grand Opening, Browcyl Perkenalkan Outlet ke-27 di Makassar
Sengketa Lahan SD Negeri Timbuseng II, Warga Harapkan Penyelesaian dari Pemerintah Kota Makassar
Dampak Asap Karhutla Sampai Ke Makassar, Organisasi Kesehatan Hipoglossus Foundation (H9F) Bagikan Masker Dan Flayer Ke Beberapa SD Negeri di Makassar

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 00:13 WIB

ALIANSI BONE BERSATU GELAR AKSI DI POLRES BONE, DESAK PENINDAKAN OKNUM APH DIDUGA SALAHGUNAKAN KEWENANGAN DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

JAS Bongkar Rekam Jejak PT Karya Pembangunan Rezki: Delapan Paket Proyek Kemenhub Lebih dari Rp500 Miliar, Mantan Direktur Pernah Masuk DPO Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2026 - 23:44 WIB

MANAJEMEN RSI FAISAL DINILAI INGKARI JANJI, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA WIJA TO BONE SIAP KEMBALI GELAR AKSI UNJUK RASA

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

SERAGAM BUKAN TAMENG KEKEBALAN HUKUM! LKBHMI PB HMI: COPOT KAPOLDA JATENG DAN DIRRESKRIMUM, BONGKAR DUGAAN REPRESI APARAT DI PONPES HAMALATUL QUR’AN!

Senin, 2 November 2026 - 00:05 WIB

KABID PPPD KEPMI BONE SOROTI FENOMENA KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL: DINILAI MERUSAK RUANG EDUKASI DAN MEMENGARUHI POLA PIKIR GENERASI MUDA

Berita Terbaru