Ijazah SD Dipertanyakan, Publik Menunggu Kejujuran Bupati Luwu Timur

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anatomikata.co.id, Luwu Timur – Isu lama soal dugaan penggunaan ijazah Sekolah Dasar (SD) palsu oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas), kembali mengemuka dan ramai diperbincangkan di media sosial. Isu ini merujuk pada pemberitaan Tempo.co tertanggal 24 Februari 2016 berjudul “Polisi Mulai Selidiki Kasus Ijazah Palsu Wakil Bupati Luwu Timur.”

Dalam laporan tersebut, Juru Bicara Polda Sulawesi Selatan dan Barat saat itu, Kombes Frans Barung Mangera, menyebut Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel telah mulai menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal atas laporan dugaan ijazah palsu milik Irwan Bachri Syam. Polisi juga disebut telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan guna menghadirkan saksi ahli.

Baca Juga :  *Aktivis Desak Kapolres Bulukumba Dicopot karena Gagal Mitigasi Ancaman Keamanan*

Meski kasus ini sudah hampir satu dekade berlalu, tidak adanya penjelasan terbuka yang tuntas membuat publik kembali mempertanyakan integritas kepala daerah yang kini menjabat sebagai Bupati Luwu Timur.

Menanggapi kembali viralnya isu tersebut, Front Pembebasan Rakyat (FPR) Sulawesi Selatan mendesak agar Bupati Luwu Timur segera memberikan klarifikasi resmi dan terbuka kepada publik.

Pemerhati sosial Pangeran, menilai diamnya kepala daerah justru memperbesar kecurigaan masyarakat. Menurutnya, isu ini tidak boleh dibiarkan menggantung karena menyangkut kepercayaan publik dan moral kepemimpinan.

“Ini bukan gosip murahan. Ini soal kejujuran dan legitimasi seorang pejabat publik. Kalau memang tidak benar, buka semuanya ke publik,” tegasnya.

Baca Juga :  PMII Tolak Pelantikan KNPI Sulsel, DPP KNPI Dituduh Tidak Netral ‎

Senada dengan itu, Alif Daisuri, yang juga menyuarakan sikap FPR Sulsel, meminta Bupati Luwu Timur tidak lagi bersembunyi di balik waktu dan jabatan.

“Isu dugaan ijazah SD palsu ini kembali diviralkan karena tidak pernah dijelaskan secara terang. Agar tidak menimbulkan kebingungan publik dan blunder politik, Bupati Luwu Timur wajib tampil terbuka dan menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya,” ujar Alif.

FPR Sulsel menegaskan, klarifikasi terbuka adalah langkah minimal yang harus dilakukan. Jika tidak, isu ini akan terus menjadi bara yang menggerogoti kepercayaan publik terhadap kepemimpinan di Luwu Timur.

Bagi FPR, jabatan publik bukan tameng untuk lari dari pertanggungjawaban moral dan hukum.

Berita Terkait

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan
“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”
HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan
Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan
Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!
ALIANSI MAHASISWA ANTI MAFIA HUKUM DESAK TRANSPARANSI HARTA KEKAYAAN KADIS PENDIDIKAN SULSEL
PENGADUAN RESMI APK INDONESIA DITERIMA KEMENKES RI, DESAK AUDIT INVESTIGATIF DAN EVALUASI MENYELURUH RSUD SYEKH YUSUF PASCA MENINGGALNYA BAYI MUHAMMAD ATTAR
Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Oknum Satpol PP Kota Makassar, Korban Meminta Keadilan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ketua PK KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL demi Penataan Kota Makassar yang Berkeadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:28 WIB

“JAM.ID Soroti Dugaan Kartel Tender di Kementerian Perhubungan, Desak DPRD Makassar Turun Tangan dan Evaluasi PT Sulawesi Makmur Pratama”

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

HMI BADKO Sulsel Tolak Keterlibatan Partai Politik dalam Program MBG, DPRD Diminta Perketat Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:58 WIB

Siapa Di Balik Dominasi Tender? Dugaan Skema Terstruktur di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dicopot Lewat Flyer Saja? Ketua Terpilih PK KNPI Wajo: Ini Bukan Organisasi, Tapi Main Tunjuk Semata!

Berita Terbaru