Pelantikan Tidak Sah Hmi Majene Harus Dijaga Kehormatannya

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene –Anantomikata.id, Tanggapan atas Pemberitaan: “Aslan Resmi Dilantik Nahkoda Baru HMI Cabang Majene” Kami perlu meluruskan pemberitaan yang berjudul “Aslan Resmi Dilantik Nahkoda Baru HMI Cabang Majene” yang disebarkan ke publik seolah-olah pelantikan tersebut sah dan sesuai prosedur organisasi. Padahal faktanya, pelantikan tersebut tidak memiliki dasar hukum organisasi yang sah dan mencederai prinsip-prinsip konstitusional di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

  1. Tidak Ada Surat Keputusan (SK) dari PB HMI

Pelantikan yang digelar pada 11 Juli 2025 di Majene dilakukan tanpa adanya Surat Keputusan (SK) dari PB HMI yang menjadi landasan formal dan legal atas pengesahan formateur terpilih. Lebih parah lagi, pengurus PB HMI yang hadir tidak mampu menunjukkan SK secara fisik maupun administratif. Ini menjadi bukti bahwa pelantikan tersebut hanya bersifat seremonial dan inkonstitusional.

  1. Cabang Majene Masih Dalam Status Sengketa
Baca Juga :  Ketua TIDAR Sulsel Nilai Terpilihnya Kembali Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Simbol Keberhasilan Kepemimpinan Perempuan

Hingga hari pelantikan dilakukan, Cabang HMI Majene masih dalam proses sengketa dan gugatan yang telah disampaikan secara resmi kepada PB HMI melalui jalur hotline organisasi. Gugatan ini diterima pada tanggal 17 Juni 2025, menyusul penetapan formateur yang dilakukan secara sepihak dan dipertanyakan legalitasnya oleh sejumlah kader dan komisariat. Oleh karena itu, PB HMI seharusnya melakukan evaluasi dan mediasi terlebih dahulu, bukan justru melanjutkan pelantikan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

  1. Pelantikan Dihentikan Bukan Karena Situasi, Tapi Karena Tidak Sah

Pemberitaan menyebutkan bahwa pelantikan awalnya dibatalkan karena situasi tidak kondusif. Faktanya, pelantikan dihentikan karena ketidaksiapan legalitas kepengurusan, khususnya ketiadaan SK. Ini kemudian menjadi alasan kuat bagi kader-kader HMI Cabang Majene untuk menolak pelantikan tersebut sebagai bentuk penjagaan marwah organisasi dan ketaatan terhadap aturan main HMI.

  1. Kegiatan Dipaksakan dan Minim Partisipasi
Baca Juga :  Aliansi Suara Rakyat Desa Gelar Aksi di Kejari Pangkep, Tuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Pelantikan yang akhirnya dipindahkan ke penginapan hanya dihadiri oleh 6 orang pengurus dan 2 oknum dari PB HM, tanpa kehadiran penuh struktural cabang dan komisariat. Fakta ini menunjukkan pelantikan ini tidak mewakili Cabang Majene secara menyeluruh dan tidak mendapat legitimasi kolektif dari kader di tingkat bawah.

Penutup:

Kami menyesalkan tindakan oknum PB HMI yang tidak profesional dan terkesan memaksakan proses pelantikan tanpa legalitas yang jelas. Sebagai kader HMI, kami tetap berkomitmen untuk menjaga marwah dan konstitusi organisasi. Kami mendesak:

  1. PB HMI segera mengevaluasi oknum pengurus yang terlibat dalam pelantikan ilegal ini;
  2. Memproses sengketa Cabang Majene secara objektif dan transparan.

HMI bukan organisasi yang berdiri di atas manuver personal dan ambisi kelompok, tetapi organisasi yang menjunjung tinggi konstitusi, kaderisasi, dan moralitas.

Berita Terkait

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA
Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029
SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba
KETUA BEM FEB UMI PERTANYAKAN KLAIM PERTAMINA SOAL STOK BBM AMAN DI TENGAH ANTREAN MAKASSAR
Gas Langka, BBM Mengantre, Air Tersendat, Listrik Padam. HMI Cabang Makassar: Ada Apa dengan Pelayanan Publik?
Akses Kebutuhan Dasar Lumpuh di Makassar. HMI Pertanyakan Komitmen Pelayanan Publik
Masyarakat di Ujung Tekanan: BBM-LPG Langka, Listrik Padam, HMI Sebut Pemerintah Jangan Jadi Penonton
Gas Langka, BBM Mengantre, Air Tersendat, Listrik Padam. HMI Cabang Makassar: Ada Apa dengan Pelayanan Publik?

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

POLEMIK FOTO KECOA DIMENU MBG, PIHAK SPPG TAKALAR PATTALLASSANG KALABBIRANG 01 ANGKAT BICARA

Kamis, 17 September 2026 - 19:57 WIB

Dua Periode Bupati, Adik Jadi Bupati, Basli Ali Punya Modal Kuat Membidik Senayan 2029

Minggu, 13 September 2026 - 17:32 WIB

SPMP Desak APH Untuk Segera Mengusut Kerjasama Pengelolaan Parkir RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Kamis, 10 September 2026 - 10:25 WIB

KETUA BEM FEB UMI PERTANYAKAN KLAIM PERTAMINA SOAL STOK BBM AMAN DI TENGAH ANTREAN MAKASSAR

Kamis, 10 September 2026 - 07:25 WIB

Gas Langka, BBM Mengantre, Air Tersendat, Listrik Padam. HMI Cabang Makassar: Ada Apa dengan Pelayanan Publik?

Berita Terbaru